Showing posts with label Renault. Show all posts
Showing posts with label Renault. Show all posts
// //

Harga Renault Kwid Indonesia Matikan LCGC?


Medio 19 Oktober lalu Renault Kwid secara resmi diperkenalkan di Indonesia dengan mengambil tempat di mall Kota Kasablanka. Pada kesempatan itu juga sebenarnya sang produsen turut memperkenalkan Renault Koleos, namun sorotan kali ini lebih diarahkan pada Kwid karena banderol harganya yang mengejutkan.

Dalam beberapa tahun ini permintaan akan mobil di Indonesia meningkat pesat semenjak lahirnya kebijakan LCGC, Anda yang mengikuti perkembangan berita otomotif terbaru sudah pasti paham akan hal itu. Terakhir si kembar Daihatsu Calya dan Toyota Sigra makin meningkatkan permintaan tersebut. Renault yang hadir belakangan mencoba membidik segmen yang sama, alih-alih memanfaatkan kebijakan LCGC mereka melahirkan Renault Kwid yang meski non LCGC namun hanya dibanderol Rp 100 Juta lebih sedikit.

Kapan Renault Kwid Masuk Indonesia?

Read More
// //

Jika Renault Lodgy Masuk Indonesia Bakal Terancamkah Innova, Mobilio dan Ertiga?

Medio awal April lalu Renault secara resmi merilis Renault Lodgy, sebuah MPV yang digadang-gadang bakal mampu menjegal popularitas Toyota Innova, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga dan sejenisnya di pasar India. Pabrikan asal Perancis itu sendiri begitu optimis bahwa kombinasi antara fitur komplet, ruang kabin lega serta harga kompetitif bakal membuat produk terbarunya ini mencatat tingkat penjualan yang menjanjikan.

Meski di pasar Asia selama ini Renault dikenal unggul ketika bermain mesin Diesel namun menariknya justru Renault Lodgy hanya tersedia dalam versi mesin bensin saja untuk saat ini. Dua varian yang tersedia sama-sama menggunakan mesin 1.5 liter dCI masing-masing dengan daya maksimum 110 PS dan 85 PS dimana varian pertama didampingi oleh transmisi enam kecepatan sementara yang lain lima kecepatan.

Harga Renault Lodgy Indonesia

Renault Lodgy dengan mesin bedaya maksimum 110 PS dan transmisi enam kecepatan itulah yang saat ini banyak menjadi sorotan. Pasalnya output mesin yang dihasilkannya dianggap ideal untuk sebuah MPV di kelas ini dan transmisi enam kecepatannya diapresiasi sanggup menghantarkan ouput tersebut dengan sangat halus sehingga kenyamanan berkendara yang diharapkan dari sebuah MPV pun bisa terpenuhi. Di lain sisi meski daya mesinnya dianggap sedikit kedodoran namun dapur pacu versi kedua yang menghasilkan daya 85 PS memiliki kelebihan tersendiri dalam hal konsumsi BBM. Pihak pabrikan mengklaim bahwa mesin 85 PS tersebut mampu mencatatkan konsumsi BBM 21,04 km/liter sementara mesin 110 PS mencatat 19.98 km/liter.

Spesifikasi Renault Lodgy Indonesia

Hal lain yang menjadikan Renault Lodgy sejauh ini dianggap sebagai salah satu ancaman bagi trio Innova, Mobilio dan Ertiga yang selama ini merupakan penguasa kategori MPV adalah sasis dan suspensi yang membuatnya stabil kala dipacu dalam kecepatan tinggi tanpa gejala body roll berlebihan pula di saat harus melahap tikungan dengan kecepatan sedang.

Dari sisi desain eksterior memang pabrikan otomotif asal Perancis ini memilih pendekatan konvensional, meski demikian penampilannya tetap tampak modern dan stylish berkat desain bagian depan yang memang cukup sedap dipandang. Sementara itu di bagian buritan sekalipun tak mampu menyembunyijan dimensinya yang lebar namun desain taill-lamps yang unik membuatnya tak tampak membosankan.


Renault pilih mengadopsi desain yang boxy, alasannya cukup masuk akal yaitu bahwa konsumen MPV cenderung mengedepankan kepraktisan serta daya muat yang lega ketimbang hal lain.

Di bagian interior Renault Lodgy sejatinya dirancang untuk mampu memuat delapan penumpang, namun karena pada tipe termahalnya barisan jok tengah mengadopsi model captain seat maka kapasitas muatnya berkurang menjadi tujuh penumpang saja. Tingkat kenyamanan serta kelegaan yang ditawarkan oleh jok baris pertama dan kedua sangat baik, sementara untuk baris ketiga sebagaimana sudah bisa ditebak hanya memberikan legroom yang terbatas. Konfigurasi jok baris kedua sendiri menganut 50:50 sementara pada baris ketiga 60:40 dimana kesemuanya bisa dilipat secara mandiri.

Interior Renault Lodgy Indonesia

Pada bagian dasboard terpasang layar monitor berukuran 7 inch yang berfungsi sebagai pusat kendali beberapa fitur seperti kamera parkir, Bluetooth, USB dan sebagainya. Sementara itu fitur seperti soket pengisi daya 12 volt tersedia di setiap baris. Fitur lain yang melengkapinya termasuk pula cruise control, dual AC serta air bags untuk penumpang.


Dari sisi produk dan harga tampaknya sah-sah saja menyebut Renault Lodgy sebagai ancaman untuk Toyota Innova, Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio. Namun karena faktor sukses sebuah produk tak semata-mata dilihat dari kualitas itu sendiri maka rasanya masih terlalu dini jika menyebut MPV buatan Renault ini sanggup bersaing secara kompetitif dengan ketiga rivalnya itu.

Konsumen di daerah tentu akan lebih memilih Toyota atau Honda dengan alasan layanan purna jual yang lebih mudah didapat, sementara Suzuki Ertiga sendiri meski jaringan service-nya belum mampu menyamai Toyota atau Honda namun masih lebih baik ketimbang Renault. Selain itu konsumen sudah kadung memiliki persepsi tertentu terhadap Toyota Innova yang sering diasosiasikan sebagai mobil mewah meski sejatinya tidak demikian.

Dengan kehadiran Toyota Innova facelift dan Suzuki Ertiga facelift situasinya bahkan bisa lebih sulit lagi bagi pemain baru seperti Renault yang selama ini di Indonesia masih sebatas menjual Renault Megane R. S. 265, Koleos dan Duster, kecuali jika dari sisi harga mampu menjauh dari Innova dan hanya sedikit lebih mahal dari banderol Ertiga dan Mobilio.
Read More
// //

Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio Bakal Dapat Pesaing Baru

Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio sejauh ini merupakan dua Low MPV terpopuler di pasaran. Namun dalam waktu dekat keduanya bakal beroleh penantang baru potensial lainnya. Kali ini bukan berasl dari sesama pabrikan Jepang seperti Toyota atau second brand-nya Daihatsu melainkan dari pabrikan Eropa Renault. Dengan desain yang cenderung boxy Low MPV terbaru buatan Renault itu dirancang untuk mampu mengkomodir tujuh penumpang di dalam kabinnya.

Nama Lodgy sendiri berasal dari kata bahasa Inggris “lodge” yang dimaksudkan untuk menggambarkan MPV mungil ini yang mampu mengangkut penumpang maupun barang bawaan dengan nyaman serta layak. Mobil Low MPV terbaru ini dibuat oleh perusahaan subsidiari Renault yaitu Dacia yang juga dipercaya untuk memproduksi Renault Duster.
Meski desainnya boxy namun kesan elegan dan premium masih mampu dihadirkan oleh MPV asal Eropa ini. Bahkan di India Renault Lodgy bukan saja dianggap sebagai rival Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio melainkan juga ancaman terhadap Toyota Innova.

Pesaing Toyota Innova

Pesaing Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio

Pada bagian interior pihak pabrikan tetap mempertahankan desain yang minimalis serta elegan. Kabinnya memang cukup lega dan bahkan jok baris ketiga menyediakan legroom serta headroom yang mampu mengakomodir penumpang dewasa dengan layak.

Di pasar India nantinya Renault Lodgy akan berbagi komponen yang sama dengan Renault Duster, karena itu kemungkinan kabinnya bukan didominasi kelir hitam dan abu-abu seperti versi yang beredar di beberapa negara lain melainkan kelir beige yang memang populer di negara tersebut.
Read More
// //

Renault Captur Masuk Indonesia, Bakal Ancam Honda HR-V?

Renault Captur pertama kali menyambangi Indonesia pada gelaran IIMS 2014 lalu dan cukup menarik perhatian para pengunjung. Ternyata mini crossover dari pabrikan Perancis ini bukan sekedar dipamerkan di IIMS namun Renault Captur dijadwalkan rilis di Indonesia dengan banderol pembuka di kisaran Rp 366 juta-an. Mobil kategori mini crossover memang sedang naik daun termasuk di Indonesia maka tak heran jika berbagai produsen berlomba-lomba memproduksi mobil di kelas ini memanfaatkan kecenderungan preferensi calon konsumen dewasa ini.

Renault sendiri sebenarnya sudah memiliki Renault Duster yang bertarung di segmen ini, namun lewat Renault Captur yang mengusung lebih banyak teknologi terkini berikut desain yang lebih stylish tentu pabrikan otomotif Perancis tersebut berharap memiliki daya saing lebih baik untuk berhadapan dengan Honda HR-V dan Ford Ecosport. Selain Renault beberapa pabrikan lain juga tampak tertarik dengan segmen yang sedang booming ini. Diantaranya adalah Mercedes dengan Mercedes GLA serta pabrikan Jepang Lexus yang merilis Lexus NX.

Renault Captur

Dari segi desain Renault Captur jelas lebih menarik bagi sebagian besar orang dibanding Renault Duster yang relatif sederhana. Ada banyak kesamaan antara desain Renault Captur versi akhir dengan versi konsep yang pernah dipamerkan dalam beberapa gelaran sebelumnya. Para desainer tampaknya cukup sukses memadukan konsep SUV dan MPV dalam wujud mini crossover yang memiliki tinggi 1.5 meter ini.

Dalam hal detil bisa diperhatikan bagaimana pabrikan asal Perancis itu tidak memandang detil sebagai hal remeh. Mulai dari pilihan warna berikut kombinasinya serta penempatan LED DRL pada air intake di bagian bawah adalah beberapa bukti diantaranya. Berbeda dengan Duster atau beberapa merek lain di segmen ini, Renault Captur mengusung desain yang lebih mengalir tanpa bagian yang menyiku untuk alasan estetika maupun aerodinamika.

Meski demikian sangat disayangkan bahwa meski pada bagian depan dan samping termasuk detilnya tampak dipikirkan sungguh-sungguh namun tidak sama halnya dengan desain buritan yang selain berkesan terlalu sederhana juga tidak terlalu serasi dengan tampak depan serta samping.

Renault Captur Indonesia

Penampilan menarik dari Renault Captur tak sebatas pada sisi ekterior semata. Interior Renault Captur menyuguhkan kesan positif serupa antara lain lewat desain konsol tengah yang futuristis dipercantik dengan kombinasi hitam glossy serta aksen warna krom. Sementara itu layar monitor berukuran 7 inch menyajikan tampilan dari kamera belakang, navigasi dan beberapa informasi lain.

Pengalaman Renault Captur

Review Renault Captur

Joknya sendiri mengadopsi teknologi Zip Collection yang telah dipatenkan oleh Renault. Manfaat dari teknologi ini adalah kemudahan dalam melepas dan mencuci pelapis jok yang jauh lebih praktis dibanding jok konvensional. Sementara dengan kapasitas bagasi mencapai 455 liter artinya Renault Captur menawarkan bagasi dengan volume paling besar dibanding mobil-mobil sekelasnya sampai saat ini. Bukan hanya menawarkan volume besar, namun bagasi Renault Captur juga dilapis dengan anti air pada setiap sisi.

Spesifikasi Renault Captur

Interior Renault Captur

Harga Renault Captur

Renault Captur Indonesia

Di balik bonnet-nya tersimpan salah satu mesin yang diakui paling efisien di dunia dengan konfigurasi 3 silinder dan kapasitas 1.2 liter. Dapur pacu Renault Captur berbahan bakar bensin ini mampu menghasilkan daya maksimum 120 ps dan torsi 190 Nm yang didapat pada putaran mesin 2000 rpm. Output mesin tersebut disalurkan oleh transmisi matik enam kecepatan. Mengingat bobotnya yang hanya 1.180 kg tak heran jika pihak pabrikan mengklaim bahwa mesin Turbocharged ini sanggup melesatkan Renault Captur dalam waktu 10,9 detik pada akselerasi 0-100 km/jam.

Bagi penggemar Diesel, pabrikan asal Perancis ini juga menawarkan Renault Captur dengan mesin Turbo Diesel 1.5 liter yang torsinya mencapai 220 Nm dan lagi-lagi mampu diraih pada putaran mesin rendah yaitu 1.750 rpm.

Sayangnya torsi besar tersebut tak diimbangi dengan suspensi lebih keras, akibatnya mobil tidak terasa cukup stabil meski dipacu dalam kecepatan normal. Soal performa handling harus diakui bahwa Renault Captur bukanlah yang terbaik di kelasnya.

Renault Captur Indonesia

Meski demikian dengan desain yang futuristis, mudah diterima serta berbagai teknologi yang diusung rasanya harga Renault Captur cukup kompetitif dan sebanding dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan olehnya. Jika Nissan Juke yang desainnya bukan selera kebanyakan orang saja bisa meraih sukses maka logikanya Renault Captur setidaknya memiliki potensi yang sama. Lantas benarkah Renault Captur bakal mengancam Honda HR-V? Meski dari sisi produk keduanya cukup berimbang namun dari sisi non teknis tidak pernah mudah untuk menjadi penantang merek-merek populer seperti Honda dan Toyota di Indonesia. Setidaknya kehadiran Renault Captur di Indonesia memberikan lebih banyak pilihan kepada calon konsumen di tanah air.
Read More
// //

Menilik Renault Duster yang Bakal Hadir di Indonesia

Renault Duster dipastikan hadir di Indonesia dalam waktu dekat mneyusul sang saudara kembarnya All-new Nissan Terrano, AutonetMagz bahkan cukup beruntung karena sempat menangkap mobil terbaru Renault ini diuji coba di jalanan di Jakarta tanpa kamuflase.

Renault Duster sendiri adalah mobil murah yang cukup populer di Eropa, di beberapa negara mobil ini hadir dengan nama lain Dacia Duster. Murah, sederhana, efisien dan tangguh adalah empat faktor utama yang menjadi keunggulan pada Renault Duster.

Kesan tersebut sudah tampak pada kesan pertama ketika melihat tampang si Renault Duster. Berbeda dengan beberapa SUV terbaru yang belakangan ini muncul dengan tampang yang “bersolek”, Duster setia mempertahankan konsep SUV dengan tampang sederhana, lugas seolah menunjukkan bahwa mobil ini bukan dirancang untuk bersolek melainkan mengedepankan fungsionalitas.

Di Eropa bahkan mobil ini dijual dengan harga yang tak lebih mahal dari Ford Fiesta hatchback dan Fiat Panda. Bayangkan dengan harga yang jika dirupiahkan tak lebih dari Rp 250 juta (versi termahal) Anda sudah bisa memboyong mobil SUV yang tangguh sekaligus tak memalukan ketika di parkir di halaman rumah Anda!

Renault Duster Indonesia

Harga Renault Duster
Read More
// //

Renault Berikan Sentuhan Facelift untuk Duster

Setelah tipe-tipe All-new Nissan Terrano dirilis kini giliran saudara kembarnya Renault Duster yang dihadiahi sentuhan Facelift oleh Renault. Ubahan desain pada mobil SUV yang dikenal juga dengan nama Renault Dacia ini akan dipamerkan pada bulan September nanti dalam gelaran Frankfurt Motor Show.


Sejak pertama kali diperkenalkan pada bulan Juli tahun lalu Renault Duster mencatatkan angka penjualan yang fantastis di berbagai negara. Namun dengan keputusan Ford untuk menghadirkan mobil terbaru Ford EcoSport di beberapa negara yang semula menjadi basis pemasaran Renault Duster maka tak ada pilihan lain bagi pabrikan Perancis tersebut selain meremajakan SUV andalannya ini.

Facelift Renault Duster antara lain tampak pada bagian gril depan dan headlight. Konsep desain ini menurut pihak Renault tak lain adalah memperkuat karakter asli dari Renault Duster.
Read More