Hari Ini

Rivalitas Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 Part. 2

09:55 .
Topik: Hatchback
Rivalitas Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 Part. 2
Masuk ke dalam kabin Toyota All-new Yaris kesan mewah bak sebuah sedan langsung terasa, sangat waja... More...
Masuk ke dalam kabin Toyota All-new Yaris kesan mewah bak sebuah sedan langsung terasa, sangat wajar mengingat Yaris mengambil inspirasi langsung dari sang kakak yaitu All-new Toyota Vios. Dominasi warna hitam dan plastik dashboard yang didesain menyerupai softpad mampu menaikkan gengsi Toyota Yaris meski sebenarnya sangat minim fitur terkini. Untuk tipe TRD bahkan bisa ditemukan beberapa lapisan kulit serta semi bucket seat yang bukan hanya menarik dari sisi estetika namun sekaligus memberi kenyamanan lebih.

Interior Toyota All New Yaris

All-new Honda Jazz pun sebenarnya juga tampak mengambil inspirasi dari All-new Honda City, sayangnya material serta finishing dashboard bertolak belakang dari sang kakak. Selain plastiknya tak dicoba untuk dikaburkan juga ada beberapa gap di beberapa bagian yang mengesankan Honda tak serius dalam menjaga kualitas generasi terbaru Honda Jazz ini. Pendahulunya, Honda Jazz GE8 tampak jauh lebih berkelas ketimbang Honda Jazz GK5 ini.
Pada sisi lain soal fitur serta desain panel Honda Jazz jauh lebih unggul ketimbang Toyota Yaris yang hanya mampu menonjolkan kecanggihan HU-nya saja.

Interior Honda Jazz Terbaru

Lagi-lagi All-new Mazda2 yang platformnya berubah sama sekali dari generasi sebelumnya tampak paling fresh di sektor interior dibanding Yaris maupun Jazz. Sorotan tentu saja tertuju pada perangkat hiburan MZD-Connect. Layar sentuh berukuran 7 inch terletak pada bagian atas dashboard memberi akses pada sistem navigasi sekaligus menjadi pusat kendali bagi sistem audionya dan bisa diakses pula lewat rotary dial yang terletak pada konsol tengah.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2

Tak seperti Honda Jazz yang penuh dengan berbagai gimmick, justru interior All-new Mazda2 terkesan sederhana dan jelas sekali para desainer meminimalisir keberadaan tombol pada dashboard. Pendekatan semacam ini sudah lebih dahulu dianut oleh BMW, Mercedez atau Audi.
Meski sederhana serta minimalis namun pada saat bersamaan kesan futuristik justru lebih kental terasa dibandingkan dua kompetitornya.

Soal material sudah barang tentu All-new Mazda2 jauh lebih unggul dibanding All-new Honda Jazz maupun Toyota All-new Yaris karena dashboardnya sudah dilapis kulit bukan sekedar tekstur kulit seperti Toyota Yaris. Selain itu finishing-nya juga sangat rapi. Masuk ke dalam kabin All-new Mazda2 lebih terasa bak masuk ke dalam kabin mobil Eropa ketimbang mobil Jepang.

Di sisi kualitas finishing dan material interior sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa All-new Honda Jazz menjadi kontestan paling inferior jika dibanding dua kompetitor lainnya.

Sebaliknya ketika bicara posisi duduk justru All-new Honda Jazz-lah yang paling terasa pas dan nyaman dibanding Toyota All-new Yaris maupun Mazda2. Memang soal kenyamanan All-new Mazda2 tak kalah dari Honda Jazz, hanya saja demi mengejar kesan sporti posisi duduknya dibuat rendah.

Lagi-lagi soal akomodasi sama seperti para pendahulunya All-new Honda Jazz menyediakan akomodasi paling luas dibanding Toyota All-new Yaris maupun All-new Mazda2, meski pada sisi lain akomodasi Toyota Yaris jika dibanding generasi sebelumnya. Berkat sistem ultra seat bahkan jok belakang Honda Jazz bisa dilipat sejajar lantai sehingga mampu memuat barang lebih banyak lagi dengan praktis. All-new Mazda2 menjadi kontestan paling inferior soal akomodasi, bukan semata-mata karena kapasitasnya saja namun juga posisi duduk rendah memaksa penumpang belakang bertubuh tinggi untuk menekuk kaki lebih rapat. Toyota Yaris juga tak sepenuhnya kalah di sini, sebab dengan penambahan panjang alhasil legroom-nya juga menjadi lebih luas dibanding Honda Jazz

Masuk ke dapur pacu kembali terlihat kesenjangan luar biasa antara All-new Honda Jazz dan Toyota All-new Yaris dengan All-new Mazda2. Seperti sebelumnya Toyota masih setia dengan mesin 1NZ-FE padahal dimensi mobilnya sendiri sudah bertambah. Memang mesin ini terkenal bandel dan efisien, namun pada sisi lain performanya jauh di bawah ekspektasi, sama sekali tak mencerminkan tampak agresif All-new Yaris. Di balik kemudi All-new Yaris hal yang terasa menyenangkan adalah bobot lingkar kemudi yang terasa sangat pas.

Penurunan performa mesin Toyota Yaris terbaru sebagai dampak dari bertambahnya beban masih diperburuk lagi dengan semakin banyaknya gejala limbung serta rasio gear yang dibuat tidak seagresif pendahulunya. Jelaslah bahwa Toyota mencoba menawarkan hatchback yang mengedepankan akomodasi serta kenyamanan di atas segalanya.

Toyota All New Yaris

Di bawah kap mesin Honda Jazz terbaru tersimpan dapur pacu L15Z5 yang menghasilkan output lebih baik jika dibandingkan mesin Toyota Yaris. Sayang, sama halnya dengan finishing interior yang buruk, kondisi yang sama pun bisa dilihat pada dapur pacu yang tidak rapi. Sementara itu transmisinya terasa mampu menyalurkan tenaga dengan lebih baik jika dibanding generasi pendahulunya, dan putaran menengahnya pun lebih berisi dibandingkan Toyota Yaris terbaru.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2

Kontestan paling muda All-new Mazda2 mengusung dapur pacu dengan daya maksimum 110 PS dan torsi 141 Nm yang artinya di atas kertas inferior dibanding Toyota Yaris maupun Honda Jazz. Namun jangan lupa bahwa selain rasio bobot dan output yang berbeda, Mazda2 juga mengusung teknologi Skyactiv termasuk transmisi Skydrive yang lebih akurat menyalurkan output mesin. Sementara soal bobot, All-new Mazda2 adalah yang paling ringan dibanding Honda Jazz maupun Toyota Yaris.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2

Menentukan mana yang terbaik diantara Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 sama sekali tidak sederhana karena seperti biasa masing-masing calon konsumen memiliki kebutuhan serta pertimbangan yang sangat variatif. Untuk keluarga muda yang mementingkan kenyamanan rasa-rasanya Toyota All-new Yaris lebih ideal meski akomodasi dan fleksibilitasnya tak sebaik Honda Jazz. Pada sisi lain meski terasa merupakan downgrade dari GE8 namun All-new Honda Jazz relatif good looking dibandingkan Toyota All-new Yaris, demikian pula dengan kualitas handlingnya.
Sementara bagi mereka yang belum berkeluarga atau berkeluarga namun belum memiliki anak All-new Mazda2 dengan desain sporti, fitur komplet serta handling agresif tentu merupakan godaan yang tak bisa ditampik meski pada sisi lain kenyamanan penumpang harus sedikit dikorbankan.

Rivalitas Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 Part. 1

09:45 .
Topik: Hatchback
Rivalitas Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 Part. 1
Pertarungan antara Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 menjadi rivalita... More...
Pertarungan antara Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 menjadi rivalitas yang paling dinanti di segmen subkompak hatchback kelas B. Ketiganya menjadi pilihan yang paling populer saat ini meski faktanya masih ada alternatif unggulan lainnya seperti Ford Fiesta. Pada satu sisi Toyota All-new Yaris dan All-new Honda Jazz masih mempertahankan teknologi lawas, sementara di sisi lain All-new Mazda2 menghadirkan pembaruan signifikan yang menjadikannya mendapat sorotan sejak jauh-jauh hari sebelum dirilis secara resmi.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2 kemumgkinan juga bakal menjadi rivalitas paling mendominasi bursa otomotif tanah air di kelas hatchback setidaknya selama setahun kedepan. Meski demikian sebenarnya cukup ironis melihat bagaimana dua dari tiga pabrikan tersebut melakukan pendekatan yang sama sekali berbeda dan masih tetap mampu menjadi pemain dominan lewat teknologi usang.

Baik Toyota, Honda maupun Mazda memiliki kesamaan dalam membentuk karakter mobil hatchback andalan mereka yaitu sama-sama ingin memberi karakter yang lebih agresif dan sporti. Toyota All-new Yaris, demi memenuhi selera dan permintaan pasar di Asia rela menambah panjang 400 mm yang menjadikannya tampak terlalu besar untuk sebuah subkompack hatchback kelas B.
Meski demikian secara keseluruhan desainnya sendiri menjadi lebih konservatif jika dibanding generasi sebelumnya yang dikenal dengan sebutah “Yaris Telur”.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2

Hal yang sama juga dilakukan oleh Honda terhadap desain All-new Honda Jazz yang lagi-lagi lebih konservatif dibanding pendahulunya. Meski demikian desain bagian depan tampak lebih sporti dan menarik dibanding generasi sebelumnya. Baik desain Honda Jazz terbaru maupun Toyota Yaris terbaru sama-sama tak bisa dibilang proporsional dan bagian buritan kedua mobil tersebut berkesan terlalu sederhana serta tak nyambung dengan bagian lain.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2

All-new Mazda2 yang lahir belakangan dan mendapat turunan desain dari Mazda CX-5, All-new Mazda6 dan All-new Mazda3 seperti biasa tampil paling sporti dibanding Honda maupun Toyota. Desain headlamp yang bak mata memincing dihias dengan LED DRL plus auto leveling tampak sangat agresif. Dan meski desainnya paling tidak konservatif dibanding dua kompetitornya namun Mazda menjadi satu-satunya kontestan yang masih mampu menghadirkan desain proporsional dibanding generasi terbaru Honda Jazz maupun Toyota Yaris.
Bahkan pada tipe terendahnya yaitu All-new Mazda2 V M/T masih lebih mampu menghadirkan kesan sporti tanpa embel-embel body kit sebagaimana dimiliki oleh varian yang lebih tinggi dari para kompetitor.

Toyota All-new Yaris vs. All-new Honda Jazz vs. All-new Mazda2

Dari sisi harga Toyota All-newYaris dibanderol mulai Rp 220 juta-an hingga Rp 256 juta-an, sedangkan harga All-new Honda Jazz termurah memang mulai dari Rp 199 juta, namun untuk versi RS Black Top Limited Edition dibanderol lebih mahal dibanding Toyota Yaris TRD yaitu Rp 268 juta. Bagaimana dengan All-new Mazda2? Meski mengusung banyak perubahan dan menawarkan fitur menggoda namun ternyata harga All-new Mazda2 tipe termurah tak jauh beda dari Toyota All-new Yaris tipe E yaitu Rp 225 juta, sedangkan tipe tertinggi yaitu GT dipatok di kisaran Rp 270 juta-an atau hanya berselisih tipis dibanding harga All-new Honda Jazz RS Black Top Limited Edition dan Toyota All-new Yaris TRD.

Bicara soal fitur, beberapa fitur unggulan pada All-new Mazda2 GT diantaranya i-Active Sense meliputi Smart City Brake Support (SCBS) yang dengan tekologi laser akan mendeteksi objek di depan dan melakukan pengereman mendadak jika diperlukan, Advanced Blind Spot Monitoring System dan Rear Cross Traffic Alert seperti yang ada pada All-new Mazda6 dan All-new Mazda3. Selain itu masih ada pula LED projector head lamp yang dilengkapi auto leavling, LED DRL, fog lamp, kamera belakang empat titik, auto wipe sensor, serta tak ketinggalan paddle shift dengan sport moto perseneling.

Sedangkan fitur keselamatan standar seperti Dynamic Stability Control (DSC), Traction Control System (TCS), Emergency Stop Signal (ESS), Hill Launch Assist, 2 buah airbags, ABS, EBD dan BA sudah menjadi kelengkapan untuk tipe V, R dan GT.

Bagaimana dengan All-new Honda Jazz? Fitur andalan yang terdapat pada tipe tertingginya yaitu tipe RS Black Top Limited Edition berupa seatbelt warning, perangkat hiburan dengan layar monitor 7 inch serta Grab Rail.
Sementara fitur yang ada pada semua tipe All-new Honda Jazz adalah Dual SRS Airbag, alarm, Tilt Steering dan ISOFIX seat.

Kontestan terakhir yaitu Toyota All-new Yaris menjadi yang paling inferior ketika bicara soal fitur dan teknologi. Satu-satunya fitur unggulan yang tampak mendapat perhatian dari pihak pabrikan hanya terdapat pada aplikasi Toyota Move yang bisa diakses melalui HU yang didukung oleh air gesture control. Selain hiburan dan berita pengguna juga bisa mendapatkan notifikasi asuransi maupun jadwal perawatan berkala.
Bahkan fitur yang sebenarnya sama sekali bukan hal baru seperti steering switch contol pun hanya tersedia pada tipe tertinggi yaitu TRD.

Bersambung ke bagian 2

Ini Dia Penampilan Pertama Mazda CX-5 Facelift

22:09 .
Topik: Mazda
Ini Dia Penampilan Pertama Mazda CX-5 Facelift
Brosur Mazda CX-5 Facelift sempat beredar di dunia maya beberapa waktu lalu hampir bersamaan denga... More...
Brosur Mazda CX-5 Facelift sempat beredar di dunia maya beberapa waktu lalu hampir bersamaan dengan brosur All-new Mazda6 facelift. Baru-baru ini pada gelaran LA Motor Show pabrikan otomotif asal Jepang itu pada akhirnya menampilkan Mazda CX-5 Facelift untuk pertama kalinya di hadapan publik. Tentu saja yang ditampilkan kali ini adalah Mazda CX-5 Facelift dengan spesifikasi untuk pasar Amerika Serikat.

Mazda CX-5 Facelift yang dijadwalkan bakal dirilis pada akhir tahun depan atau awal tahun 2016 sendiri tidak banyak mengusung perubahan dibandingkan versi yang sudah ada saat ini. Ubahan paling kentara bisa dilihat pada desain grille depan, headlights dan fog lamp. Selain itu pada Mazda CX-5 terbaru ini pihak pabrikan juga menyediakan pilihan warna baru yaitu Sonic Silver Metallic dan Titanium Flash Mica melengkapi pilihan warna lain yang sudah ada sebelumnya. Memperkuat kesan sporti maka Mazda pun memberikan velg 19 inch dengan desain baru untuk medium SUV andalannya ini.

Mazda CX-5 Facelift

Mazda CX-5 Terbaru

Mazda CX-5 2016

Interior Mazda CX-5 Facelift

Spesifikasi Mazda CX-5 Facelift

Harga Mazda CX-5 Facelift

Mazda CX-5 Facelift

Pada bagian interior Mazda CX-5 Facelift pabrikan menjanjikan dashboard yang berorientasi pada pengemudi. Meski pada versi yang beredar saat ini CX-5 menjadi salah satu SUV dengan desain dan kualitas interior terbaik di kelasnya, namun rupa-rupanya Mazda tidak berpuas diri. Karenanya pada Mazda CX-5 Facelift ini bisa dilihat bahwa kualitas materialnya lebih baik dibanding pendahulunya, tentu sekali lagi perlu diingat bahwa yang ditampilkan adalah versi yang akan dijual untuk pasar AS.

Tambahan kombinasi warna aluminum-look dan metal-finish diantara warna hitam piano makin memberikan kesan premium pada kabin Mazda CX-5 terbaru ini. Selain itu tampak bahwa kompartemennya sudah didesain ulang dengan volume yang lebih besar dibanding CX-5 yang beredar saat ini.

Untuk Mazda CX-5 2016 versi AS sendiri dipastikan akan tersedia dalam opsi mesin 2.0 liter Skyactiv-G dengan daya maksimum 157 PS dan torsi 203 Nm, di samping mesin 2,5 liter Skyactiv-G yang menghembuskan daya maksimum 187 PS dan torsi 249 Nm.

Sekilas Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V

11:46 .
Topik: SUV
Sekilas Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V
Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V menjadi perbandingan kedua setelah sebelumnya d... More...
Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V menjadi perbandingan kedua setelah sebelumnya didahului dengan perbandingan All New Nissan X-Trail dengan Mazda CX-5. Memang Honda CR-V generasi ke-4 bukan SUV terbaik yang ada saat ini, namun popularitasnya tak bisa begitu saja membuat SUV keluaran Honda ini bisa dikesampingkan. Selain itu Honda CR-V tetaplah ideal sebagai kendaraan keluarga, mengantar berbelanja dan keperluan rutin lainnya.

Nissan X-Trail generasi sebelumnya memiliki banyak kesamaan dengan Honda CR-V, tidak banyak memiliki kelebihan namun praktis dan fungsional. Sedangkan All New Nissan X-Trail merupakan SUV yang tampak sama sekali berbeda dengan pendahulunya. Lebih menarik, lebih kompak dan lebih modern. Bagaimana perbandingan All New Nissan X-Trail dengan Honda CR-V yang ada saat ini?

Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V

Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V

All New Nissan X-Trail yang baru saja diperkenalkan lebih tampak sebagai versi kompak dari Nissan Qashqai ketimbang penerus dari Nissan X-Trail generasi sebelumnya. Meski demikian jika diperhatikan lebih mendetil ada cukup banyak perbedaan antara kedua mobil tersebut. Desain All New Nissan X-Trail tampak lebih modern namun sekaligus agresif jika dibanding generasi pendahulunya, meski desain bagian buritan tampak tidak konvensional namun menarik. Sementara pada sisi lain meski Honda CR-V generasi keempat juga belum termasuk lawas namun jika dibandingkan dengan desan All New Nissan X-Trail maka jadi tampak lebih usang. Rasa-rasanya cukup adil menyebut bahwa perbandingan antara All New Nissan X-Trail vs. Honda CR-V di sektor eksterior dimenangkan oleh Nissan.

Masuk ke bagian interior lagi-lagi interior All New Nissan X-Trail sudah banyak berubah dibanding sebelumnya. Meski tidak sebaik interior Mazda CX-5 namun kesan modern dan tidak membosankannya merupakan sebuah kemajuan jika dibandingkan X-Trail lawas. Pada sisi lain interior Honda CR-V memberi kesan lebih luas, praktis dan sistematis ketimbang All New Nissan X-Trail. Dari sisi estetika bagaimanapun All New Nissan X-Trail layak kembali diunggulkan atas Honda CR-V pada poin ini.

Di bawah ini adalah tabel perbandingan antara All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V untuk beberapa poin lainnya:
Nissan X-Trail Honda CR-V


Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V
Nissan X-Trail interior


Perbandingan All New Nissan X-Trail dan Honda CR-V
Honda CR-V interior
Engines
IL 4 Cylinder Petrol (QR25)

DOHC VVT EFI

2.5 Litre (2488cc)

Claimed 126Kw @ 6000RPM

Claimed 226Nm @ 4400RPM
IL4 Cylinder – Petrol – (R20A5)

DOHC 16 Valve VVT

2.4 Litre (2354cc)

Claimed 140Kw @ 7000RPM

Claimed 222Nm @ 4400RPM
IL 4 Cylinder Petrol (MR20)

DOHC VVT EFI

2.0 Litre (1998cc)

Claimed 106Kw @ 6000RPM

Claimed 200Nm @ 4400RPM
IL4 Cylinder – Petrol – (K2579)

DOHC 16 Valve VVT

2.0 Litre (1997cc)

Claimed 114Kw @ 6500RPM

Claimed 190Nm @ 4300RPM
IL 4 Cylinder Turbo Diesel (M9R)

Direct Injection Common Rail EFI

2.0 Litre (1995cc)

Claimed 127Kw @ 5200RPM

Claimed 360Nm @ 2800RPM (Manual)

Claimed 320Nm @ 2800RPM (Auto)
IL4 Cylinder – Diesel – (D4HA)

Turbo-charged – Intercooler

Direct Injection – Common Rail

2 Litre (1995cc)

Claimed 135Kw @ 4000RPM

Claimed 392Nm @ 1800-2500RPM
Weight
FROM 1437 Kg

Towing capacity up to 1500kg
Kerb weight FROM 1460 Kg

Towing capacity up to 1500kg
Fuel capacity & consumption
Up to 60 litres

IL4 Petrol 2.0lt 8.2Lts per 100km AVG (Manual)

IL4 Petrol 2.5lt 8.3Lts per 100km AVG (CVT)
Up to 58 litres

IL4 2.0 Petrol 7.8 litres per 100km

IL4 2.4 Petrol 8.7 litres per 100km

IL4 2.0 Diesel 7.5 litres per 100km
Other specifications
6 speed manual or CVT with programmed 7 speeds

Overall height/width 1710/1820

Overall length/Wheelbase 4640/2705

4WD system: Selectable 2WD or AWD


6 speed manual or 6 speed Auto or CVT

Overall height/width 1685/1785

Overall length/wheelbase 4630/2630

4WD system: Selectable 2WD or AWD


Capability
Angle of: (degrees)

Approach ?? Departure ?? Breakover ??

Min ground clearance ??mm

Water Fording depth ??mm Max

4WD system: 2WD or AWD with selectable modes
6 speed manual or 5 speed Auto

Overall height/width 1685/1820

Overall length/wheelbase 4545/2620

ANCAP Safety: 5/5

Tyre size: 225-60-18

Etios Tak Laku, Toyota Minta Daihatsu Siapkan Penggantinya

08:45 .
Topik: Toyota
Etios Tak Laku, Toyota Minta Daihatsu Siapkan Penggantinya
Penjualan Toyota Etios yang semakin lesu di India, Brazil dan Indonesia membuat Toyota merasa perl... More...
Penjualan Toyota Etios yang semakin lesu di India, Brazil dan Indonesia membuat Toyota merasa perlu melahirkan produk baru untuk menggantikan posisi Toyota Etios. Hal disampaikan oleh VP Toyota, Yasumori Ihara yang meminta Daihatsu untuk mendesain mobil baru tersebut. Kolaborasi antara dua perusahaan besar dalam satu group yaitu Toyota dan Daihatsu sebelumnya sukses mendominasi pasar otomotif Indonesia namun mulai tergoyang dalam beberapa tahun terakhir.

Saking lesunya penjualan Toyota Etios bahkan Toyota Brazil sudah memutuskan untuk menghentikan proses penjualan di negara tersebut mulai bulan depan. Sementara itu di India meski perusahaan asal Jepang itu baru saja memperkenalak Toyota New Etios facelift bersama dengan New Liva namun tampaknya potensi keduanya tak terlalu menjanjikan.

Sejak diakuisisi oleh Toyota, Daihatsu selalu berperan dalam merancang dan memproduksi mobil-mobil low-end yang dipasarkan di bawah merek Toyota, kecuali di Indonesia dimana Daihatsu turut memasarkan dengan mereknya sendiri. Beberapa mobil kelas low-end produksi Daihatsu yang sudah beredar saat ini adalah Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, Toyota All New Avanza dan Daihatsu All New Xenia serta Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Meski merupakan mobil yang sama namun yang dipasarkan di bawah merek Toyota selama ini dibanderol lebih tinggi dibanding merek Daihatsu.

Toyota Etios Valco Tak laku

Dalam pembelaannya eksekutif senior Daihatsu menyebut bahwa kegagalan Toyota di negara-negara emerging market terutama India disebabkan oleh penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi dengan spesifikasi yang tinggi pula. Sehingga dari segi harga tak mampu berkompetisi dengan para pesaingnya. Sebaliknya para pesaing seperti Suzuki mengomptimalkan komponen lokal sehingga mampu menekan harga jual secara signifikan.

Namun dari sisi konsumen sebenarnya harga mobil Toyota bukan satu-satunya alasan kegagalan Toyota Etios. Di Indonesia faktanya konsumen terbukti tak keberatan membayar lebih mahal untuk merek-merek ternama seperti Toyota maupun Honda yang dipersepsi lebih berkualitas dan didukung dengan layanan jual lebih baik.

Alasan utama dari kegagalan Toyota Etios adalah desain modelnya yang kurang bisa diterima oleh pasar. Karena itu jika tujuannya memperbaiki angka penjualan Toyota Etios pertama-tama yang harus dipikirkan adalah memberikan desain yang lebih baik setidaknya setara dengan Honda Brio.

Meski menyadari bahwa kondisi penjualan saat ini harus segera diperbaiki namun sampai saat ini belum ada keputusan apakah kedua pabrikan dalam satu group tersebut akan berkolaborasi merancang mobil low-endlainnya.

India merupakan pasar penting bagi Toyota karena selama ini termasuk pemberi sumbangan penjualan terbesar bagi perusahaan dengan logo huruf T itu. Sementara Indonesia di mata Toyota merupakan pasar potensial karena tak lain adalah pasar terbesar di Asia Tenggara. Jika penjualan Toyota di kedua negara tersebut anjlok maka potensi kerugian yang dialami tentu tak sedikit.

Sumber: Reuters

Suzuki Celerio Dijanjikan Dapat 4 Bintang NCAP

10:21 .
Topik: Suzuki
Suzuki Celerio Dijanjikan Dapat 4 Bintang NCAP
Beberapa waktu lalu diberitakan bahwa salah satu mobil terbaru Suzuki yaitu Suzuki Celerio yang beredar di Eropa hanya memperoleh tiga bin... More...
Beberapa waktu lalu diberitakan bahwa salah satu mobil terbaru Suzuki yaitu Suzuki Celerio yang beredar di Eropa hanya memperoleh tiga bintang pada uji tabrak oleh NCAP. Salah satu poin utama kelemahan Suzuki Celerio versi Eropa tersebut adalah ketiadaan side airbags untuk penumpang yang menjadikannya rentan ketika ditabrak dari bagian samping. Solusinya tentu tidak terlalu sulit, berbeda dengan hasil uji tabrak Datsun Go yang mengharuskan solusi satu-satunya adalah melakukan revisi struktur bodi.

Merespon pemberitaan hasil uji tabrak Suzuki Celerio di Eropa tersebut Suzuki di Australia menjanjikan pembenahan standar keselamatan dengan menambahkan side airbags untuk penumpang berikut seatbelt reminders untuk penumpang belakang. Meski dengan tambahan tersebut Suzuki Celerio versi Australia belum diuji oleh NCAP namun pihak Suzuki yakin bahwa penambahan standar keselamatan tersebut setidaknya bakal membuat Celerio meraih empat bintang NCAP.

Uji Tabrak Suzuki Celerio

Sama halnya dengan pasar Eropa Suzuki Celerio di Australia bakal diposisikan sebagai pengganti dari Suzuki Alto dan diperkirakan akan mulai dipasarkan pada kuartal pertama tahun 2015 nanti. Di Indonesia sendiri Suzuki Celerio sebatas dipamerkan pada gelaran IIMS 2014 lalu dan melihat fakta bahwa PT. SIS sejauh ini lebih berfokus pada mengoptimalkan penjualan Suzuki Karimun Wagon R maka tampaknya sangat kecil kemungkinan Suzuki Celerio masuk Indonesia.

Ford Ecosport Facelift 2015 Tampil Tanpa Konde

22:05 .
Topik: Ford
Ford Ecosport Facelift 2015 Tampil Tanpa Konde
Meski baru saja dirilis namun Ford ternyata tak berdiam diri menikmati momentum kesuksesannya lewat Ford Ecosport . Beberapa hari lalu situ... More...
Meski baru saja dirilis namun Ford ternyata tak berdiam diri menikmati momentum kesuksesannya lewat Ford Ecosport. Beberapa hari lalu situs wordcarfans menampilkan hasil spy shot yang diyakini sebagai Ford Ecosport facelift saat tengah diuji coba. Dari hasil foto yang ada sejauh ini bisa diasumsikan bahwa facelift tersebut hanya merupakan sentuhan minor dan terpusat di bagian buritan.

Ford Ecosport sendiri sampai saat ini bisa dibilang belum mendapat lawan sepadan, karena itu pabrikan asal Amerika Serikat tersebut masih menikmati momentumnya lewat angka penjualan yang menggembirakan di beberapa negara. Namun kondisi itu bisa berubah tahun depan ketika beberapa kompetitor seperti Hyundai iX25, Volkswagen Taigun dan mungkin Mazda CX-3 dirilis secara resmi. Mungkin berangkat dari asumsi itulah Ford mencoba melakukan antisipasi lewat Ford Ecosport facelift.

Sejauh ini hampir semua aspek pada Ford Ecosport diapresiasi oleh konsumen kecuali konde pada bagian buritan alias penempatan ban cadangan di belakang yang dianggap tidak proporsional dan terkesan kuno. Setelah dua tahun mengusung konde akhirnya pihak pabrikan memutuskan untuk mendengar kritikan konsumen dan memindahkan ke lokasi yang lebih tersembunyi.

Ford Ecosport Facelift 2015

Ford Ecosport Facelift 2015

Hingga saat ini masih belum jelas apakah penghilangan konde pada Ford Ecosport tersebut bakal dilakukan untuk semua tipe atau hanya di pasar tertentu saja mengingat mobil mini SUV dengan basis Ford Fiesta ini dipasarkan di banyak negara. Namun mengingat bahwa facelift minor tersebut tampaknya takkan banyak memakan waktu maka diperkirakan Ford Ecosport facelift bakal ditampilkan pada Geneva Motor Show bulan Maret tahun depan.

Lantas kapan Ford Ecosport 2015 bakal dirilis secara resmi? Oleh karena usia Ford Ecosport yang beredar saat ini sendiri masih terbilang sangat baru maka besar kemungkinan model facelift ini baru akan resmi dijual pada akhir tahun depan atau bahkan awal tahun 2016 untuk beberapa negara tertentu.

Selain ubahan di bagian buritan yang utamanya berhubungan dengan pemindahan letak ban cadangan tersebut tampaknya takkan ada ubahan lain termasuk pada spesifikasi Ford Ecosport facelift.

Sumber: worldcarfans

Gagal di Uji Tabrak Datsun Go dan Swift Dibela

14:31 .
Topik: Datsun
Gagal di Uji Tabrak Datsun Go dan Swift Dibela
Meski mendapatkan rating 0 dari Global NCAP belum lama ini dan bahkan mendapat rekomendasi dari Ch... More...
Meski mendapatkan rating 0 dari Global NCAP belum lama ini dan bahkan mendapat rekomendasi dari Chairman badan tersebut untuk menghentikan penjualn produknya namun ternyata muncul pembelaan terhadap Datsun Go dan Maruti Swift di India. Kali ini pembelaan datang dari SIAM (Society of Indian Automobile Manufacturers) yang berargumen bahwa standar pengujian yang ditetapkan oleh Global NCAP tak sesuai dengan kondisi lapangan di India.

Menurut Vishnu Mathur selaku direktur SIAM, setiap negara memiliki regulasi yang berbeda. Sementara standar pengujian Global NCAP yang mengkondisikan mobil bergerak dengan kecepatan 64 km/jam dianggap terlalu tinggi, bahkan Eropa saja mengkondisikan kecepatan maksimal pada uji benturan hanya pada kecepatan 56 km/jam.

Di lapangan, pembelaan oleh direktur SIAM untuk Maruti Swift dan Datsun Go tidak terasa tepat. Karena dalam pembelaan itu disebut pula bahwa batas kecepatan maksimum di tiap-tiap negara umumnya jauh di bawah standar Global NCAP. Padahal justru di lapangan mayoritas pengemudi memacu kendaraannya dengan kecepatan lebih tinggi dari standar yang ditentukan oleh Global NCAP.

Uji Tabrak Datsun Go

Fakta yang menjadikan pembelaan tersebut menjadi terasa tidak valid adalah karena pihak SIAM membangun argumentasinya berdasarkan regulasi pemerintah setempat yang di lapangan hanya berperan kecil atas keselematan pengemudi dan penumpang. Sementara yang dilakukan oleh Global NCAP adalah simulasi berdasar kondisi yang paling mungkin terjadi di lapangan, bukan semata-mata mengacu pada regulasi. Itupun sekali lagi masih ditambah dengan fakta bahwa umumnya pengemudi memacu kendaraan melebihi kecepatan yang dikondisikan oleh Global NCAP. Sehingga menyalahkan standar Global NCAP yang dianggap terlalu tinggi rasa-rasanya bukan merupakan langkah tepat.

Di Indonesia sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak Nissan (Datsun), pemerintah maupun lembaga lain terkait gagalnya Datsun Go pada uji tersebut. Meski demikian Nissan India menyertakan pasar Indonesia dan Afrika Selatan dalam tanggapannya terhadap rekomendasi Global NCAP kemarin. Secara teoritis, ada peluang masuk akal jika Datsun Go Panca dianggap memenuhi standar keselamatan di Indonesia mengingat bahwa mobil ini adalah city car sedangkan batas kecepatan maksimal di dalam kota menurut regulasi di Indonesia adalah 50 km/jam. Perlu digarisbawahi kalimat “ada peluang”, sebab faktanya baik Datsun Go versi Indonesia maupun LCGC lainnya pun belum diuji benturan pada kecepatan tersebut.

Memang Daihatsu Ayla atau Toyota Agya versi Malaysia yang beredar dengan nama Perodua Axia pernah menjalani uji di ASEAN NCAP dan meraih empat bintang. Kecepatan yang dikondisikan oleh ASEAN NCAP sendiri sama seperti Global NCAP yaitu 64 km/jam. Hanya saja untuk menyebut hasil tersebut mewakili Daihatsu Ayla rasanya kurang tepat, sebab tidak diketahui apakah struktur bodi keduanya identik. Daihatsu Ayla dan Toyota Agya sendiri adalah dua mobil dengan platform identik yang diproduksi oleh Daihatsu. Selain Perodua Axia masih ada bentuk lain dari Agya dan Ayla yaitu Toyota Wigo yang dipasarkan di Filipina.

Sumber berita: Times of India