Hari Ini

Setelah Siluet Brosur, Kini Muncul Rendering Toyota Fortuner 2015

15:44 .
Topik:
Setelah Siluet Brosur, Kini Muncul Rendering Toyota Fortuner 2015
Toyota Fortuner 2015 seolah tak henti-hentinya dibahas semenjak beberapa media berhasil menangkap ... More...
Toyota Fortuner 2015 seolah tak henti-hentinya dibahas semenjak beberapa media berhasil menangkap spy shot kala SUV andalan Toyota di emerging markets tersebut tengah diuji coba. Meski hingga saat ini masih belum ada rilis resmi wujud Toyota Fortuner 2015 dari pabrikan namun kondisi itu tak lantas menyurutkan pembahasan terhadapnya.

Belum lama ini muncul siluet Toyota Fortuner terbaru yang diyakini berasal dari brosur promosi yang akan resmi digunakan oleh pabrikan. Setelahnya masih dari forum yang sama, yaitu forum penggemar Toyota Fortuner yang berbasis di Thailand muncul hasil rendering dengan mendasarkan siluet serta spy shot yang sudah beredar sebelumnya.

Toyota Fortuner 2015

Jika benar bahwa tampang Toyota Fortuner 2015 nantinya mendekati hasil rendering maka memang tampaknya ada perubahan desain yang cukup signifikan jika dibanding generasi-generasi sebelumnya. Tampang Fortuner terbaru berdasar hasil rendering tersebut berkesan lebih sophisticated jika dibanding pendahulunya. Kesan gahar sedikit diredam namun secara keseluruhan masih mampu memberi kesan gagah dan macho sebagaimana diharapkan dari sebuah SUV. 

Daihatsu New Sirion Facelift 2015: Andalan Daihatsu Kuasai Segmen Hatchback A

15:28 .
Topik: Daihatsu
Daihatsu New Sirion Facelift 2015: Andalan Daihatsu Kuasai Segmen Hatchback A
Setelah sekian lama dinanti PT. ADM akhirnya memperkenalkan Daihatsu New Sirion Facelift 2015 yang... More...
Setelah sekian lama dinanti PT. ADM akhirnya memperkenalkan Daihatsu New Sirion Facelift 2015 yang basisnya diambil langsung dari Perodua Myvi 1.5 Advance. Perodua Myvi sendiri selama ini sudah menjadi salah satu mobil terlaris di Malaysia, sementara Daihatsu Sirion yang sudah lama tidak di upgrade pamornya semakin turun setelah para kompetitor menurunkan produknya di segmen hatchback kelas A yang bertahun-tahun lalu relatif sepi kompetisi.

Lewat Daihatsu New Sirion Facelift 2015 tentu pihak ATPM berharap kembali menguasai pasar yang kini justru melekat pada Mitsubishi Mirage dan Honda Brio atau bahkan duo Korea Hyundai Grand i10 dan Kia Picanto yang notabene adalah pemain yang muncul belakangan dibanding Sirion. Tidak mau setengah-setengah maka Perodua Myvi 1.5 Advance pun dihadirkan dengan berganti logo dan meninggalkan tampang unyu-unyu milik Daihatsu Sirion generasi sebelumnya.

Harga Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Ambisi PT ADM menguasai pangsa pasar kompak hatchback kelas A semakin kental jika melihat bahwa mereka memutuskan mengambil Myvi 1.5 Advance yang notabene adalah tipe tertinggi dari Perodua Myvi, dan bukannya tiga tipe lain di bawahnya yang bisa dibanderol lebih miring. Jelas sudah bahwa mengiming-imingi harga murah bukan strategi PT ADM kali ini. Meski demikian perusahaan yang produk Xenia-nya mulai digempur habis oleh para kompetitor di segmen LMPV tersebut secara cerdik memainkan faktor psikologis konsumen dengan tidak pula menaikkan harga Daihatsu Sirion Facelift 2015 dibanding versi lawasnya.

Tampilan eksterior Daihatsu Sirion terbaru yang berkesan sporti sekaligus garang berkat desain drill dan bumper yang agresif ini seketika mampu memikat segmen konsumen yang dibidiknya yaitu kelompok usia muda dan keluarga muda. Minimnya warna krom di bagian eksterior juga membuat tampilannya secara keseluruhan tampak lebih berkelas dibanding kebanyakan mobil murah dewasa ini yang dilabur kelir krom di sana-sini seolah hendak dijadikan kendaraan pawai.

Projector headlight pada bagian depan memang belum mengadopsi HID, meski demikian lampu senja yang diposisikan di bawah lampu utama mampu mendongkrak penampilannya. Tak hanya tampilan yang menjadikan Daihatsu Sirion Facelift 2015 layak dijagokan sebagai jawara baru di segmen hatchback kelas A, sebab kali ini PT Daihatsu Astra Motor tak menyunat sensor parkir di bagian depan yang mejadikan Sirion terbaru ini menjadi mobil pertama dan satu-satunya di kelasnya yang dilengkapi dengan fitur ini.

Fitur Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Penting tidaknya sensor parkir bagian depan untuk mobil semungil ini takkan pernah berakhir jika diperdebatkan, pastinya selain keberadaan fitur tersebut mampu mengangkat citra Daihatsu Sirion di antara para rival juga sebagian konsumen pasti tetap menghargai keberadaannya. Lebih-lebih dengan mengingat bahwa sejauh ini PT ADM sudah memenangkan psikologis konsumen lewat harga yang tak beda dengan versi sebelumnya. Meski kemungkinan besar strategi penetapan harga tersebut tidak bakal bertahan lama.

Di luar perubahan yang disebut di atas memang tak ada sentuhan gubahan lain di sektor eksterior yang bisa ditemukan pada Daihatsu Sirion Facelift 2015 ini selain beberapa sentuhan minor untuk memperkuat kesan sporti dan menghilangkan kesan murahan pada generasi pendahulunya. Meski demikian lagi-lagi PT. ADM tampak begitu murah hati dengan menempatkan beberapa aksesoris seperti mika bening untuk lampu belakang, rear spoiler dan side visor sebagai aksesoris bawaan.

Masuk ke interior Daihatsu Sirion Facelift 2015 hal pertama yang bakal langsung disadari adalah lengsernya lingkar kemudi Daihatsu Xenia yang kini posisinya tergantikan oleh lingkar kemudi dengan desain baru komplet dengan lapisan kulit dan switch control.

Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Sayangnya ada penyunatan fitur di bagian dalam dimana layar sentuh yang sejatinya menjadi bagian dari Perdua Myvi 1.5 Advance digantikan oleh integrated head unit biasa. Namun setidaknya jika dibandingkan HU Sirion lawas sudah ada sedikit peningkatan berkat penggunaan lapisan warna hitam glossy.

Meter cluster juga adalah sisi lain yang patut disayangkan sebab alih-alih menggunakan optitron seperti pada Daihatsu Sirion generasi sebelumnya, justru kali ini digantikan oleh panel instrumen yang berkesan murahan.

Interior Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Interior Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Di sektor dapur pacu juga tak ada ubahan jika dibanding pendahulunya, bukannya dapur pacu 3SZ-VE berkapasitas 1.5 liter milik Myvi 1.5 yang diusung melainkan K3-VE berkapasitas 1.3 liter dipertahankan oleh ATPM. Beruntung bobot Daihatsu Sirion yang hanya 950 kg masih terbilang ringan untuk dapur pacu dengan daya maksimum 90 PS dan torsi maksimum 11.9 kg.m ini. Karakter mesinnya sendiri khas sebuah city car yang galak di putaran bawah, dibarengi dengan dimensi ramping, EPS ringan, serta radius putar 4.7 m. memang rasa-rasanya Daihatsu Sirion pas dijadikan tunggangan harian bagi konsumen yang sehari-harinya banyak melahap rute di dalam kota.

Meski sekedar facelift namun Daihatsu Sirion 2015 sama sekali berbeda dengan facelift-facelift yang banyak dilakukan ATPM belakangan ini. Anda boleh mempertanyakan facelift pada produk Daihatsu lainnya, namun Daihatsu Sirion terbaru jelas bukan facelift asal-asalan. Ubahan di sektor eksterior, interior serta kualitas dibanding generasi sebelumnya kental terasa. Dan meski hanya untuk kurun waktu terbatas namun iming-iming harga Daihatsu New Sirion Facelift 2015 M/T yang hanya Rp 155,3 juta dan New Sirion matik Rp 177 juta rasa-rasanya terlalu sayang untuk dilewatkan.

Mencicip All-new Mazda 2 Bertransmisi Manual

14:37 .
Topik: Mazda
Mencicip All-new Mazda 2 Bertransmisi Manual
All-new Mazda 2 menjadi salah satu subkompak hatchback kelas B dengan penampilan paling stylish ... More...
All-new Mazda 2 menjadi salah satu subkompak hatchback kelas B dengan penampilan paling stylish untuk saat ini. Umumnya mobil hatchback dirancang ringan, baik dari sisi bobot, teknologi maupun fitur. Namun ternyata kata ringan mungkin bukan lagi hal yang terdengar pas ketika menggambarkan mobil hatchback akhir-akhir ini.

All-new Mazda 2 memang tidak menawarkan dimensi sebesar All-new Yaris atau All-new Honda Jazz. Namun dari sisi teknologi sudah cukup jelas tak bisa disamai oleh kedua penguasa kategori hacthback kelas B di Indonesia tersebut. Baik desain maupun teknologi Mazda 2 terbaru ini bahkan diturunkan langsung dari model Mazda yang berada di kategori lebih tinggi seperti Mazda6 dan Mazda3.

All-new Mazda 2 Indonesia

Seperti biasa, desainer Mazda selalu mengedepankan kepentingan pengemudi dibanding penumpang. Hal yang sama berlaku kala merancang All-new Mazda 2. Alasannya cukup masuk akal, sebab pada umumnya kabin belakang subkompak hatchback memang jarang atau bahkan hampir tak pernah dimanfaatkan. Meski logika ini sebenarnya tidak terlalu tepat diimplementasikan untuk konsumen di Indonesia.

Jok depan All-new Mazda 2 terasa sekali dirancang dengan baik, selain nyaman dan suportif, bentuk serta bahan fabric-nya sedap untuk dipandang. Layar sentuh berukuran 7 inch seperti yang sebelumnya sudah pernah diusung terlebih dahulu oleh All-new Mazda3 menjadikan interior All-new Mazda 2 tampak makin stylish dan berkesan canggih.

Interior All-new Mazda 2 Manual

Harga All-new Mazda 2 Indonesia

Secara umum kualitas material maupun finishing interior Mazda 2 SkyActiv ini sangat baik dan terasa bak sekelas lebih tinggi dibandingkan para kompetitor sekelasnya.
Untuk kabin belakang memang tak selega All-new Yaris ataupun All-new Jazz, namun bukan berarti kenyamanan penumpang lantas dikorbankan. Setidaknya untuk perjalanan di dalam kota kabin belakang Mazda 2 terbaru ini masih tetap akomodatif.
Sementara itu kapasitas bagasi 250 liter masih bisa dilegakan dengan melipat jok bagian belakang.

Spesifikasi All-new Mazda 2 Indonesia

Bicara soal kenyamanannya digunakan sebagai mobil perkotaan (city car) memang umumnya orang akan condong memilih mobil dengan transmisi matik untuk alasan kepraktisan. Namun sebenarnya All-new Mazda 2 MT pun bukan pilihan yang buruk. Pedal kopling serta tuas transmisinya terasa presisi serta ringan, ringan yang dimaksud adalah ringan wajar bukan kelewat ringan seperti beberapa LCGC yang makin marak di jalanan belakangan ini. Karena itu mengemudikan Mazda 2 SkyActiv di perkotaan yang padat rasanya juga tidak bakal melelahkan.

Di sektor dapur pacu All-new Mazda 2 menggendong mesin 1.5 liter yang menghasilkan daya maksimum 115 PS dan torsi maksimum 148 Nm. Akeselerasinya terasa ringan sehingga makin menjadikannya ideal difungsikan sebagai mobil perkotaan. Perpindahan antar gigi terasa halus dan mesinnya senantiasa terasa bertenaga di setiap putaran.

Kualitas riding-nya memang bukan yang ternyaman di kelasnya karena suspensi All-new Mazda 2 cenderung keras, namun juga tidak lantas kenyamanannya layak diragukan. Kalau hanya melintas polisi tidur atau aspal bergelombang rasanya tingkat kekerasan suspensi Mazda 2 SkyActiv ini masih masuk dalam kategori wajar. Dan berkat suspensi yang di-setting keras serta sasis yang rigid itulah stabilitas mobil terbaru Mazda di Indonesia ini jauh di atas kompetitor sekelasnya.

Peredaman suara di dalam kabin memang masih menjadi kekurangan All-new Mazda 2 dibandingkan kompetitor sekelasnya. Namun jika dibanding Mazda2 generasi sebelumya maka tingkat kebisingan yang umumnya berasal dari ban ini sudah jauh lebih teredam pada All-new Mazda 2.

Lingkar kemudi yang bobotnya imbang turut menyempurnakan Mazda 2 terbaru sebagai mobil perkotaan.

Tak diragukan bahwa konsumen yang peduli kecanggihan teknologi akan seketika menutup mata dan menjatuhkan pilihan pada All-new Mazda 2. Namun sebenarnya keunggulan Mazda 2 terbaru ini dibanding kompetitor sekelas bukan sebatas pada teknologi melainkan juga pada desain serta karakter handling-nya.


Selama Anda tidak memusingkan kabin belakang serta kapasitas bagasi yang pas-pasan maka All-new Mazda 2 sangat layak dijadikan kandidat utama. Namun jika akomodasi terasa begitu penting lebih dari faktor lain sebaiknya mempertimbangkan Toyota Yaris atau Honda Jazz.

Bedah Harga Honda HR-V: Platform Lawas, Segmen Baru

19:40 .
Topik: Honda
Bedah Harga Honda HR-V: Platform Lawas, Segmen Baru
Honda HR-V yang belum lama ini dirilis resmi di Indonesia dan sebagian bahkan sudah sampai di tanga... More...
Honda HR-V yang belum lama ini dirilis resmi di Indonesia dan sebagian bahkan sudah sampai di tangan pemiliknya menjadi salah satu kandidat penguasa kategori mini crossover din Tanah Air. Popularitas mini crossover sendiri bukan hanya merupakan fenomena yang terjadi di Indonesia dan negara-negara tetangganya namun terjadi hampir di semua pasar di berbagai belahan bumi. Karenanya tak perlu heran jika hampir semua pabrikan mencoba menggelontorkan produknya di kategori ini mulai dari yang banderolnya relatif terjangkau hingga premium seperti Lexus NX.

Honda HR-V yang di Jepang dipasarkan dengan nama Honda Vezel sendiri termasuk salah satu yang mencoba memanfaatkan momentum serta fenomena popularitas mini crossover. Konsumen sendiri tampaknya sudah tak lagi puas dengan mobil hatchback sebagai city car karena posisi dudukannya dirasa tidak ideal untuk kondisi di dalam kota. Namun pada saat yang sama mereka pun tak menghendaki mobil dengan dimensi besar yang bakal menyusahkan kala harus bermanuver di tengah padatnya lalu lintas dalam kota atau berburu ruang di area parkir. Di sinilah produsen otomotif menangkap peluang yang kemudian berlanjut dengan dirilsnya mini crossover dari berbagai merek tersebut.

Harga Honda HR-V Terbaru

Pilih Hyundai Grand i10 atau Datsun Go+?

12:39 .
Topik: Hatchback
Pilih Hyundai Grand i10 atau Datsun Go+?
Hyundai Indonesia akhirnya kembali memanaskan persaingan di kategori subkompak hatchback kelas A d... More...
Hyundai Indonesia akhirnya kembali memanaskan persaingan di kategori subkompak hatchback kelas A dengan memboyong Hyundai Grand i10. Perubahan yang diusung oleh Hyundai Grand i10 memang cukup signifikan dibanding Hyundai i10 yang terakhir kali dijual di Indonesia sebelumnya. Namun kondisi pasar sudah banyak bergeser semenjak kehadiran LCGC yang rata-rata bermain di kategori subkompak hatchback kelas A tersebut.

Dari sekian banyak LCGC yang berpotensi menggerogoti pangsa pasar Hyundai Grand i10, satu di antaranya adalah Datsun Go+ yang menawarkan kapasitas angkut ekstra dibanding kompetitor lain. Itu sebabnya pada artikel kali ini kami mencoba mengangkat komparasi antara keduanya sekedar untuk menjadi pertimbangan bagi Anda yang saat ini sedang mempertimbangkan satu di antara kedua mobil murah tersebut.

Beberapa orang mungkin perbandingan keduanya dianggap kurang pas mengingat yang satu adalah LCGC sedang yang lain bukan. Namun tidak selamanya setiap konsumen membandingkan LCGC dengan sesamanya kala hendak membeli mobil baru. Dan oleh karena Hyundai Grand i10 adalah salah satu subkompak hatchback yang dalam hemat kami memiliki segudang potensi besar dan layak menjadi benchmark di kelasnya maka kami memilihnya sebagai pembanding kali ini.

Pilih Hyundai Grand i10 atau Datsun Go+?

Dari sisi estetika desain Datsun Go+ mengadopsi desain grille yang besar dan meski Hyundai Grand i10 memiliki grille yang tidak terlalu lebar namun ukuran air scoop di bawahnya relatif besar. Dari sisi depan keduanya sama-sama berkesan agresif. Namun berkat desain yang berkesan lebih konvensional hasilnya Grand i10 justru lebih mampu membentuk kesan elegan dibandingkan Go+.

Sementara itu pada perbandingan desain keduanya dari tampak samping lagi-lagi Datsun Go+ yang bergaya sub MPV juga tak mampu menandingi kesan stylish yang ditampilkan oleh Hyundai Grand i10. Dari tampak sampingnya mobil terbaru keluaran Hyundai di kelas hatchback paling bontot ini banyak memiliki dengan Mazda2 generasi lawas.

Upaya Datsun untuk memberikan kursi ekstra di bagian belakang cukup membawa konsekuensi yang tidak kecil terhadap tingkat proporsionalitas desainnya terutama kala dilihat dari samping. Belum lagi ukuran ban standar yang dibawanya juga semakin membuat penampilannya tampak tidak seimbang. Penilaian ini tentu bakal sedikit berbeda jika Datsun Go hatchback yang dijadikan pembanding, namun justru ekstra ruang yang disediakan oleh Go+ itulah yang menjadikan kami memilihnya diantara LCGC lain.

Bagaimanapun dari sisi estetika desain eksterior cukup adil memberikan kemenangan pada Hyundai Grand i10 atas Datsun Go+.

Perbandingan Interior Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Pada perbandingan akomodasi Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+ sekilas memang andalan Hyundai ini tak tampak selega Datsun. Namun ternyata ketika duduk di jok baris kedua, selisih keduanya tidak terasa signifikan. Perbedaan besar di sektor interior seperti sudah bisa ditebak justru terletak pada kualitas serta kenyamanan Hyundai Grand i10 yang sudah pasti lebih baik dibanding Datsun Go+.
Sebenarnya bukan hanya kualitasnya saja, namun di baris kedua posisi duduk Grand i10 memberikan sudut yang lebih nyaman ketimbang Go+ yang relatif lebih tegak.

Sementara dari sisi estetika desain termasuk pemilihan warna interiornya lagi-lagi Hyundai Grand i10 jauh mengungguli Datsun Go+ yang begitu minimalis dan sederhana.

Untuk perbandingan fitur dan kelengkapan bisa dipastikan kondisinya tak jauh beda. Meski pada Hyundai Grand i10 tipe GL memang belum dilengkapi dengan perangkat hiburan namun sudah dilengkapi dengan electric folding mirror belum lagi seatbelt dengan kualitas lebih baik dibanding milik Datsun Go+.

Sebaliknya untuk Datsun Go+ tipe sekalipun meski sudah dilengkapi dengan perangkat hiburan berupa 1 Din Audio dengan Aux Jack + USB namun ketiadaan electric folding mirror serta seatbelt model lawas harus diakui terasa cukup mengganggu sekalipun untuk mobil dengan harga kurang dari Rp 110 juta.

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Secara umum mobil hatchback pada dasarnya diperuntukkan untuk pengemudi pemula serta mereka yang membutuhkan alat transportasi di dalam kota saja. Karena itu faktor kepraktisan menjadi poin penting bagi mobil dalam kategori ini. Menariknya meski dibanderol jauh lebih murah justru Datsun Go+ unggul atas Hyundai Grand i10 di poin perbandingan ini.

Pasalnya dengan visibilitas yang lebih baik, lingkar kemudi lebih ringan, posisi duduk lebih baik mobil yang menandai comeback-nya Datsun di Indonesia ini bakal lebih disukai terutama oleh pengemudi pemula dibandingkan Hyundai Grand i10 yang posisi duduknya lebih rendah sehingga mengharuskan pengemudi untuk lebih mengandalkan feeling-nya ketimbang mata dalam memperkirakan ruang.

Baik Hyundai Grand i10 maupun Datsun Go+ sama-sama tangguh meredam jalanan dengan kondisi permukaan yang bergelombang sebagaimana kerap ditemukan di Indonesia. Kualitas riding keduanya tak jauh berbeda meski juga tak bisa dibilang imbang. Faktor pembedanya terletak pada peredaman kabin Hyundai Grand i10 yang lebih baik dibandingkan Datsun Go+.

Di sektor mesin keduanya sama-sama mengandalkan mesin dengan kapasitas 1.2 liter. Bedanya mesin Datsun Go+ adalah mesin 3 silinder sementara Hyundai mengandalkan mesin 4 silinder. Dapur pacu Hyundai Grand i10 mampu menghasilkan daya maksimal 87 PS dan torsi 12.2 kg.m. Di sisi lain mesin Datsun Go+ menghasilkan daya maksimal hanya 68 PS 10.6 kg.m. Data di atas kertas ini tercermin ketika menguji akselerasi 0-100 km/jam keduanya dimana Datsun Go+ lebih lambat 1.03 detik dibandingkan Hyundai Grand i10.

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Penyaluran output mesin juga terasa lebih baik pada Hyundai Grand i10 dibanding Datsun Go+. Meski sebenarnya gearbox Grand i10 pun juga tidak sempurna namun setidaknya lebih refined dibandingkan Go+ terutama saat berpindah dari gigi 2 ke gigi 3.

Untuk performa handling terasa sekali bagaimana Hyundai melakukan penyempurnaan luar biasa pada Grand i10 dibanding generasi sebelumnya. Hasilnya mobil mungil ini terasa stabil baik pada kecepatan sedang maupun tinggi. Gejala body roll sangat terkontrol sekalipun dikemudikan agresif kala melahap tikungan. Sebaliknya stabilitas merupakan salah satu kelemahan terbesar dari Datsun Go+. Bisa jadi ban 155/70 R13 pada Go+ merupakan penyebabnya, Hyundai sendiri menggunakan ban 165/65 R14 pada Grand i10.

Sedangkan untuk pengereman meski tipe terendah Hyundai Grand i10 belum dilengkapi ABS seperti halnya Datsun Go+ namun titik pengeremannya lebih sedikit lebih baik dibanding Go+ walau performa pengereman Go+ sendiri juga tidak buruk. Sedangkan pada tipe yang lebih tinggi Hyundai Grand i10 sudah dilengkapi dengan ABS dimana keberadaannya tetap tidak ditemukan pada Datsun Go+ tipe T sekalipun.

Harga Hyundai Grand i10 di Indonesia dibanderol mulai Rp 140 hingga Rp 182 juta, sementara harga Datsun Go+ mulai Rp 88 juta hingga Rp 103 juta. Walau dengan selisih harga yang lumayan tersebut keduanya tampak berbeda kelas namun jika diamati USP keduanya sama. Keduanya juga pada dasarnya sama-sama menawarkan transportasi hemat dan praktis di dalam kota.

Oleh karena hemat menjadi kata kuncinya maka jelas perbandingan konsumsi BBM Datsun GO+ dan Hyundai Grand i10 tak bisa dikesampingkan. Go+ diklaim lebih efisien dengan 20,6 km/liter dibandingkan klaim Hyundai Grand i10 yang hanya 18,9 km/liter. Tentu di lapangan klaim tersebut tidak bisa menjadi patokan. Namun mengingat bahwa nafas Datsun Go+ kala dikendarai dengan gigi 3 dan 4 terasa lebih panjang maka logikanya konsumsi BBM Fatsun Go+ sedikit lebih hemat dibanding Hyundai Grand i10.

Pada komparasi Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+ memang Datsun tampak inferior hampir di semua poin. Sebagian besar orang akan memaklumi mengingat selisih harga keduanya yang juga tidak sedikit. Namun justru yang perlu digarisbawahi adalah sekalipun dibanderol murah pada dasarnya Datsun Go+ memiliki potensi besar jika memang tujuannya sekedar sebagai sarana transportasi dari poin A ke poin B. Dengan sedikit polesan seperti penggunaan ban lebih besar, perbaikan kualitas insulasi berikut perangkat hiburan maka mobil yang harganya tak sampai Rp 110 juta ini sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Hyundai Grand i10 di pihak lain di mata kami tetap menjadi salah satu yang terbaik di kategori subkompak hatchback kelas A besama Mitsubishi Mirage.

All-new Honda CR-V Facelift, Seberapa Beda dengan Pendahulunya?

11:18 .
Topik: Honda
All-new Honda CR-V Facelift, Seberapa Beda dengan Pendahulunya?
All-new Honda CR-V Facelift diluncurkan sekaligus di beberapa negara sebagai langkah antisipatif d... More...
All-new Honda CR-V Facelift diluncurkan sekaligus di beberapa negara sebagai langkah antisipatif dari merosotnya penjualan SUV kompak andalan Honda itu dalam beberapa tahun terakhir. Di Indonesia sendiri All-new Honda CR-V Facelift dirilis oleh PT. Honda Prospect Motor pekan lalu dengan beberapa perbedaan dibanding versi negara lain. Meski penjualan Honda CR-V sendiri di Indonesia selama ini tidak terpuruk sebagaimana dialami oleh Honda di negara lain namun kehadirannya sudah pasti bakal diapresiasi oleh para penggemarnya.

All-new Honda CR-V Facelift versi Indonesia sekilas memang tak berbeda dengan versi yang beredar di Eropa maupun negara tetangga Thailand. Namun jika diamati sungguh-sungguh maka ada beberapa fitur yang ada di Eropa maupun Thailand namun sayangnya tak tersedia pada All-new Honda CR-V Facelift di Indonesia. Meski demikian lewat tagline teranyarnya yaitu “Everything You Wanted” Honda seolah begitu percaya diri bahwa segala yang ditawarkan oleh Honda CR-V terbaru ini bakal mampu memenuhi ekspektasi konsumen di Tanah Air.

All-new Honda CR-V Facelift Indonesia

Perubahan eksteriornya sendiri cukup signifikan jika dibanding generasi sebelumnya, meski karakter aslinya sendiri masih tetap dipertahankan. Beberapa ubahan seperti desain grille, headlamp, fog lamp, bumper serta tambahan LED DRL menjadikan All-new Honda CR-V Facelift berkesan lebih mencolok sekaligus modern jika dibandingkan pendahulunya. Bahkan untuk tipe tertingginya yaitu 2.4 Prestige sudah mengaplikasi lampu HID yang diklaim memberikan pencahayaan lebih optimal di malam hari berikut fitur auto-leveling.

Masuk ke interior All-new Honda CR-V Facelift disuguhkan nuansa elegan yang didominasi oleh kelir hitam berikut wooden panel pada beberapa bagian. Sedangkan untuk menjawab kritikan terhadap interior Honda CR-V generasi sebelumnya yang berkesan murahan karena plastiknya dibiarkan terekspos begitu saja kali ini Honda memberikan sentuhan soft pad pada door lining serta dashboard-nya. Namu perlu dicatat bahwa soft pad tersebut lagi-lagi hanya tersedia untuk tipe Prestige 2.4 saja dan itupun hanya untuk pintu bagian depan.

Interior All-new Honda CR-V Facelift

Selain itu desain tata letak masih mempertahankan tata letak pendahulunya yang terasa plain dan membosankan jika dibanding kompetitornya seperti All-new Nissan X-Trail maupun All-new Mazda CX-5.
Pada bagian atas pengemudi dan penumpang di bagian depan boleh merasakan nuansa berbeda berkat kehadiran sunroof yang sudah lebih dulu diadopsi oleh Mazda CX-5.

Setidaknya kali ini Honda tak terkesan terlalu pelit karena menempatkan monitor layar sentuh berukuran 7 inch sebagai pusat kendali perangkat hiburan yang mendukung AM/FM radio, CD, DVD, iPod/iPhone dan Screen Mirrorring. Namun jangan harap Anda bakal menemukan fitur Siri Eyes Free sebagaimana diketemukan pada All-new Honda CR-V versi negara lain. Sebab PT . HPM memutuskan untuk mencoretnya dari Honda CR-V terbaru versi Indonesia bersama beberapa fitur lain termasuk kamera dan sensor parkir belakang.

Pada HU tersebut telah dilengkapi pula dengan Nano-e yang fungsinya kurang lebih sama seperti Plasmacluster yang sebelumnya sudah dikenal untuk AC rumahan dan diklaim mampu membersihkan udara.

Desain lingkar kemudinya masih sama persis seperti generasi sebelumnya, hanya saja kali ini pengemudi bakal dimanjakan oleh cruise control serta paddle shift yang menjadi kelengkapan standar bahkan pada tipe All-new Honda CR-V 2.0 sekalipun.

Sementara itu pemilik tipe Honda CR-V Prestige kembali dimanjakan oleh door trim serta jok yang dilapis kulit meski finishing-nya sendiri tidak cukup rapi. Kursi pengemudinya sendiri merupakan Electric Seat 8 way dilengkapi dengan lumbar support elektrik. Sementara electric seat 6 way untuk penumpang lagi-lagi merupakan fitur lain yang disunat untuk All-new Honda CR-V versi Indonesia ini.

Fitur lain yang bisa diketemukan pada mobil Honda terbaru di kategori SUV ini adalah Auto AC with Dual Zone Climate Control dan Rear AC Ventilation, power tailgate untuk membuka dan menutup bagasi secara otomatis serta One Action Seat Arrangement yang berfungsi mengatur tempat duduk dalam satu sentuhan kala membutuhkan ruang ekstra.

Sedangkan fitur smartkey berikut start stop button masih menjadi kemewahan yang hanya dimiliki oleh tipe Prestige meski alarm system serta immobilizer sudah menjadi kelengkapan standar untuk semua tipe yang tersedia.

Di sektor dapur pacu sama sekali tak ada ubahan pada All-new Honda CR-V facelift sebab masih mengandalkan dapur pacu berikut transmisi yang sama persis seperti Honda CR-V generasi sebelumnya. Jadi bagi Anda yang sebelumnya sudah penuh harap menantikan kehadiran teknologi Earth Dreams pada All-new Honda CR-V tampaknya Anda harus kecewa dengan keputusan pihak ATPM.

Untuk performa dapur pacunya sendiri sebenarnya tak banyak kritikan yang wajib ditujukan kepadanya, hanya saja penyaluran tenaganya oleh transmisi matic 5 kecepatan yang sudah terbilang usang masih menyisakan hentakan sebagaimana dialami oleh pendahulunya. Honda memang mengkompensasinya dengan menambahkan fitur seperti Grade Logic Control dan Grade Logic Control namun absennya transmisi Earth Dreams pada Honda CR-V terbaru tetap merupakan fakta yang mengecewakan.

Harga dan Spesifikasi All-new Honda CR-V Facelift

Hal yang sama juga berlaku untuk kualitas handling serta riding-nya yang tak perlu banyak diulas sebab secara umum masih sama dengan generasi sebelumnya.

Lantas berapa banderol harga All-New Honda CR-V Facelift tersebut? Silakan simak pada tabel berikut:


Harga All-new Honda CR-V Facelift


No.ModelHarga *
1. CRV 2.0L I-VTEC Manual Rp. 395.000.000
2. CRV 2.0L I-VTEC CVT Rp. 405.000.000
3. CRV 2.4L I-VTEC CVT Rp. 439.000.000
4. CRV 2.4L Prestige CVT Rp. 477.500.000

  • Harga OTR Jakarta
  • Untuk warna khusus (metallic dan pearl) + IDR 2.000.000 dari harga OTR yang tertera




Suzuki Swift Terbaru, Apa Bedanya Dengan yang Lama?

12:31 .
Topik: Suzuki
Suzuki Swift Terbaru, Apa Bedanya Dengan yang Lama?
Suzuki Swift baru-baru ini diremajakan di India oleh Maruti yang dipercaya untuk memproduksi mobil... More...
Suzuki Swift baru-baru ini diremajakan di India oleh Maruti yang dipercaya untuk memproduksi mobil-mobil Suzuki di kawasan tersebut dan negara-negara sekitarnya selama ini. Seperti yang sudah-sudah dari sisi eksterior Suzuki Swift facelift terbaru ini tak banyak berbeda dari model sebelumnya yang kita kenal sebagai Suzuki All-new Swift di Indonesia selama ini. Bahkan sekilas nyaris tak ada perubahan tampilan apapun yang langsung membuat orang menyadari perbedaannya.

Suzuki Swift yang pertama kali diproduksi pada tahun 2005 silam memang tak pernah mendapatkan major facelift dalam sejarahnya. Sempat populer di awal kehadirannya lambat laun popularitas subkompak hatchback kelas B andalan Suzuki ini melorot pamornya sebab para kompetitor terus melakukan major facelift sesuai selera pasar sedangkan Suzuki pilih bermain aman dengan melakukan ubahan minor saja. Di samping itu kehadiran Suzuki Ertiga dalam beberapa tahun terakhir juga turut berdampak negatif terhadap tingkat penjualan Suzuki Swift karena meski basisnya sama namun Suzuki Ertiga menawarkan daya muat yang lebih optimal.

Harga Suzuki Swift Terbaru

Kini untuk versi terbarunya Suzuki Swift tersedia dalam tujuh pilihan warna meliputi Mysterious Violet, Glistening Grey, Fire Red, Silky Silver, Pearl Arctic White dan Granite Grey.

Di sektor dapur pacu Suzuki Swift terbaru mengandalkan mesin berbahan bakar bensin dengan kapasitas 1.2 liter yang artinya disunat jika dibandingkan Suzuki All-new Swift model sebelumnya yang menggunakan mesin dengan kapasitas 1.3 liter. Dapur pacu Suzuki Swift terbaru tersebut mampu memuntahkan daya maksimum 84,2 PS transmisi manual lima kecepatan, pihak pabrikan mengklaim bahwa konsumsi BBM dapur pacu Suzuki Swift terbaru ini lebih hemat sekitar 10% dibanding model sebelumnya.
Selain dapur pacu bensin, di India Suzuki Swift terbaru pun tersedia dalam opsi mesin Diesel 1.3 liter yang sanggup menghasilkan daya maksimum hingga 75 PS. Tampak sekali bahwa efisiensi bahan bakar menjadi fokus utama dalam penyempurnaan Suzuki Swift generasi terbaru kali ini.

Sementara itu kualitas riding Suzuki Swift terbaru dipercayakan pada suspensi MacPherson pada bagian depan dan torsion beam di bagian belakang. Lingkar kemudinya terasa ringan namun tidak mampu memberikan feedback yang ideal. Efek negatifnya lingkar kemudi yang terlampau ringan ini membuat pengemudi sedikit ragu kala harus memacunya dengan kecepatan tinggi. Meski demikian secara keseluruhan sudah merupakan sebuah peningkatan dibandingkan model sebelumnya.

Di sektor desain seperti sudah disinggung diawal bahwa sebagian besar desain Suzuki Swift terbaru ini masih sangat identik dengan generasi sebelumnya. Ubahan yang dilakukan hanya redesain minor pada grille bagian depan berikut bumper serta airdam yang dibuat sedikit lebih besar dibanding versi lawasnya. Desain velg-nya pun turut diperbarui meski menurut pendapat subjektif kami justru lebih stylish model velg yang ada sebelumnya. Selain hal-hal yang sudah disebutkan tak ada lagi perbedaan eksterior Suzuki Swift terbaru dengan generasi sebelumnya.

Suzuki Swift Terbaru di Indonesia

Interior Suzuki Swift Terbaru

Sedangkan di bagian interior Suzuki Swift terbaru kondisinya juga sama seperti bagian eksterior dimana tak ada perubahan berarti. Kelir hitam masih mendominasi kabinnya berikut aksen warna krom di beberapa bagian. Di sektor perangkat hiburan kini sistem audio-nya sudah mendukung Bluetooth, sementara fitur lain yang bisa ditemukan antara lain adalah spion yang bisa terlipat secara elektris, sensor parkir dan push button engine ignition. Fitur-fitur tersebut sudah tersedia pada tipe terendah sekalipun yang mana sebenarnya juga tidak istimewa karena sudah menjadi standar mobil sekelasnya saat ini bersama dengan parcel tray, lane change indicator, fuel consumption display, tilt steering, low fuel warning lamp, headlight on reminder, key-in-slot reminder, seat belt reminder, power steering, immobiliser serta bumper dengan warna senada warna bodi nya. 

Sedangkan pada tipe yang lebih tinggi ditemukan juga tambahan fitur seperti electric ORVMs with indicators, keyless entry, power windows all around, front and rear fog lamps, body coloured ORVMs and door handles, alloy wheels, a height-adjustable driver seat, rear wiper-washer and defogger, steering mounted controls berikut 6 speaker audio system dengan bluetooth connectivity. Untuk fitur keselamatan terdapat dual front airbags serta ABS dengan EBD juga tanki bahan bakar dengan enam lapis polymer.

Spesifikasi dan Harga Suzuki Swift

Secara keseluruhan Suzuki Swift terbaru memang masih layak diperhitungkan di antara kompetitor sesama subkompak hatchback kelas B lainnya. Memang kompetitor mapan seperti Toyota All-new Yaris dan Honda All-new Jazz sudah beberapa kali berdandan diri, namun dari sisi teknologi keduanya masih mempertahankan teknologi usang sejak tahun 90-an. All-new Mazda2 dan Ford Fiesta adalah dua kompetitor sarat teknologi yang paling canggih di kelasnya saat ini, namun pangsa pasar keduanya di Indonesia juga tidak cukup besar untuk mengancam Suzuki Swift. Tampaknya ancaman terkuat lagi-lagi masih akan datang dari kubu Suzuki sendiri tepatnya Suzuki Ertiga yang tahun ini juga akan menawarkan facelift. Meski bermain di kategori yang berbeda namun seperti sudah disebut di awal bahwa selama ini Suzuki Ertiga terbukti mengkanibal penjualan Suzuki Swift.

Mengenal Sosok Land Rover Discovery Sport

14:33 .
Topik: Land Rover
Mengenal Sosok Land Rover Discovery Sport
Land Rover Discovery Sport diposisikan sebagai pengganti dari Land Rover Freelander 2 yang sudah d... More...
Land Rover Discovery Sport diposisikan sebagai pengganti dari Land Rover Freelander 2 yang sudah dipensiunkan oleh perusahaan otomotif asal UK per tahun 2015 ini. Sebagai pengganti dari Freelander 2, Discovery Sport memikul beban berat untuk menghadapi Audi Q5, BMW X3 dan beberapa rival sekelas lainnya. SUV premium yang diperkenalkan pertama kali pada gelaran Paris Motor Show 2014 silam ini hadir dengan layout kabin 5+2 atau 7-seater.

Meski variannya sama sekali baru namun beberapa bagian desain Land Rover Discovery Sport tampak mengadopsi dari SUV keluaran Land Rover lainnya yang sudah ada. Salah satunya adalah desain bonnet yang mengadopsi Range Rover Evoque. Meski demikian selain bagian tersebut memang pada dasarnya bagian lain dikembangkan dari nol seperti desain buritan serta suspensi multi-link yang dirancang agar mobil terbaru Land Rover ini lebih nyaman kala dikendarai di jalanan beraspal jika dibandingkan Freelander 2.

Land Rover Discovery Sport Indonesia

Hasilnya memang sesuai ekspektasi, selain nyaman kala digunakan di jalanan kabin Land Rover Discovery Sport juga terbilang sangat senyap. Secara keseluruhan merupakan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan Land Rover Freelander.

Kemudinya tergolong lincah dan tajam untuk ukuran sebuah SUV tanpa menjadikan bantingannya terasa keras seperti umumnya SUV sekelas buatan Jerman. Dalam banyak hal karakternya memiliki kemiripan dengan Range Rover Evoque. Kenyamanan kabinnya juga tampak terperhatikan mulai dari desain dashboard yang atraktif, penempatan panel yang ergonomis berikut jok yang suportif dengan posisi tinggi sehingga memberi pandangan luas terutama bagi pengemudinya.

Interior Land Rover Discovery Sport

Meski demikian Land Rover tentu saja tak mau kehilangan citra mereknya yang selama ini akrab sebagai penakluk medan berat. Kenyamanan Land Rover Discovery Sport di jalanan beraspal ternyata tak menyunat performanya dalam menaklukkan medan berat.

Satu-satunya kelemahan Land Rover Discovery Sport adalah keterbatasan opsi mesin dimana hingga saat ini hanya tersedia mesin Diesel 2.2 liter dengan pilihan transmisi manual enam kecepatan atau ZF sembilan kecepatan. Performa mesinnya sendiri sebenarnya cukup baik dengan torsi merata di setiap putaran namun jika dibandingkan kompetitor sekelas yang berasal dari Jerman maka terasa sekali teknologi dapur pacu Diesel milik Land Rover Discovery Sport ini sudah ketinggalan jaman. Namun berita positifnya pabrikan asal UK tersebut berencana memberikan upgrade mesin pada pertengahan tahun 2015 yang diharapkan bakal mampu mengimbangi SUV buatan Jerman.

Harga Land Rover Discovery Sport

Secara keseluruhan Land Rover Discovery Sport sendiri layak mendapat apreasiasi, bukan hanya nyaman di jalan beraspal serta tangguh di medan berat namun SUV ini sekaligus juga nyaman dikemudikan santai dengan kecepatan rendah maupun dipacu dalam kecepatan tinggi.