Hari Ini

Ferrari 458 Speciale Benar-benar Spesial

16:50 .
Topik: Sports Car
Ferrari 458 Speciale Benar-benar Spesial
Ferrari 458 Italia selalu dikenal sebagai salah satu mobil sports besutan Ferrari yang sukses mengk... More...
Ferrari 458 Italia selalu dikenal sebagai salah satu mobil sports besutan Ferrari yang sukses mengkombinasikan karakteristik sports car dengan karakter mobil harian. Versi stripped-out-nya yaitu Ferrari 458 Speciale masih mempertahankan DNA yang diusung oleh para pendahulunya seperti Ferrari F355 Serie Fiorano, F360 Challenge Stradale dan tentu saja 430 Scuderia. Artinya mobil ini sejak awal dirancang untuk melaju di sirkuit.

Ferrari 458 Speciale terbaru dirancang lebih ringan, lebih cepat dan bahkan dilengkapi dengan fitur side slip control (SCC) yang dimaksudkan menyempurnakan drifting kala melahap tikungan. Walau demikian tentu saja mobil sports ini tetap dimaksudkan sebagai sebuah road legal car sebagaimana peruntukkannya.

Ferrari 458 Speciale Terbaru

Yang perlu diingat adalah bahwa Ferrari 458 Speciale adalah versi murah dari Ferrari 458 Italia, artinya dalam beberapa hal bakal diketemukan kompromi sebagai konsekuensi dari harga jual yang juga lebih murah. Mula-mula kompromi tersebut bisa diketemukan pada beberapa bagian interior yang menggunakan material plastik.

Namun jangan samakan material plastik dalam interior Ferrari 458 Speciale dengan material plastik pada mobil-mobil yang umum beredar di jalanan saat ini. Pabrikan asal Italia tersebut tetap mempertahankan kontrol kualitas yang tinggi terhadap produknya dan tentu tak rela membiarkan kompromi-kompromi demi memangkas biaya produksi itu menodai citra mereknya.

Kesan mewah sekaligus eksotis tetap mampu dihadirkan oleh interior Ferrari 458 Speciale. Alcantara yang menutup dashboard pada bagian atas dijahit dengan sangat rapi oleh benang berwarna kuning senada dengan kelir eksterior serta joknya. Sementara sisanya tertutup oleh pelapis serat karbon dengan permukaan glossy. Sedangkan material plastik yang masih kentara juga bukan plastik yang memberi kesan murahan, bahkan memang tujuan penggunaannya bukan semata-mata memangkas biaya produksi namun juga memangkas bobot kendaraan secara menyeluruh.

Interior Ferrari 458 Speciale

Interior Ferrari 458 Speciale

Door trim-nya memang berbalut serat karbon one-piece, namun selain mampu menutup dengan sempurna juga terasa kuat serta solid. Sehingga tak ada keraguan yang perlu ditujukan kepadanya. Lingkar kemudi serta tombol-tombol pada instrumen yang ada memang tidak terlalu sesuai dengan ekspektasi orang terhadap mobil Ferrari, hanya saja balutan karet yang diberikan mampu mengangkat derajat sekaligus meningkatkan kenyamanan kala tersentuh tangan.

Sebagaimana umumnya mobil sports besutan Ferrari, kabin Ferrari 458 Speciale hanya dirancang untuk mengomodir dua penumpang yaitu pengemudi dan satu orang penumpang, itupun asumsinya hanya kadang-kadang. Meski demikian faktor kenyamanan tetap menjadi prioritas. Desain joknya dirancang sedemikian rupa sehingga selain ergonomis juga mampu mengkomodir kala Ferrari 458 Speciale dibesut dengan liar di tikungan.

Pada sisi lain memang fitur-fitur standar seperti penyejuk kabin (AC), power steering serta power windows tetap menjadi kelengkapannya namun demi memangkas bobot maka beberapa aksesoris lain seperti sensor parkir, HU, sistem navigasi dengan dukungan Bluetooth dan sebagainya dijual sebagai aksesoris terpisah. Tak hanya itu fitur pendongkrak penampilan serta performa seperti kaliper rem berwarna kuning senada bodi, aero fins, spoiler depan dengan bahan serat karbon serta kap mesin dengan material serat karbon pun turut dijual terpisah. Namun sejujurnya tanpa tambahan aksesoris-aksesoris tersebut Ferrari 458 Speciale sudah mampu memenuhi ekspektasi calon pemiliknya.

Harga Ferrari 458 Speciale

Pada bagian belakang para desainer Ferrari juga masih menyediakan ruang bagasi yang mampu menampung beberapa tas berukuran sedang. Sementara di balik jok depan juga tersedia shelf yang mampu mengakomodir tas tangan atau backpack dengan ukuran wajar tentu saja.

Review Ferrari 458 Speciale

Berbeda dengan kompetitornya seperti Nissan GT-R yang hanya memberikan transmisi matic, pada Ferrari 458 Speciale pengemudi bebas menentukan model full auto ataupun manual yang oleh para penggemar mobil sport dianggap lebih memfasilitasi pengemudi untuk benar-benar merasakan karakter tunggangannya.

Gearbox-nya memang bekerja dengan sempurna meladeni dapur pacu, namun bintang sesungguhnya tak lain adalah dapur pacu berkapasitas 4.5 liter-nya sendiri. Mesin yang sanggup memuntahkan daya maksimum 605 PS ini hanya membutuhkan waktu 3 detik untuk akselerasi 0-100 km/jam, sementara kecepatan maksimal yang mampu dicatatkan adalah 325 km/jam.

Konon kala diuji di Fiorano Ferrari 458 Speciale mampu menyelesaikan satu putaran dalam waktu 1 menit 23,5 detik yang berarti hampir satu detik lebih cepat dibandingkan catatan Ferrari F60 Enzo yang legendaris itu.



Di kelasnya Ferrari 458 Speciale berhadapan dengan beberapa kompetitor seperti Lamborghini Huracan LP610-4, McLaren 650s dan kompetitor under dog dari Jepang Nissan GT-R. Dengan performa yang sama para kompetitor tersebut dibanderol jauh lebih murah, lebih-lebih Nissan GT-R, namun tak satupun dari ketiganya yang memiliki karakter khas Ferrari yang dimiliki oleh 458 Speciale, dan karakter itulah yang membuat konsumen loyal pabrikan berlogo kuda jingkrak tersebut tak pernah berpaling ke produsen lain.

Mengenal Crossover Terbaru dari Hyundai: Hyundai i20 Active

08:44 .
Topik: Hyundai
Mengenal Crossover Terbaru dari Hyundai: Hyundai i20 Active
Hyundai turut meramaikan persaingan di kategori crossover yang sedang naik daun. Jika Honda menggu... More...
Hyundai turut meramaikan persaingan di kategori crossover yang sedang naik daun. Jika Honda menggunakan Honda Jazz sebagai basis Honda HR-V, Fiat menggunakan Fiat 500 sebagai basis Fiat 500X maka pabrikan Korea ini menggunakan Hyundai Elite i20 terbaru sebagai basis dari Hyundai i20 Active. Seperti apakah peluang Hyundai di segmen ini?

Menggunakan subkompak hatchback kelas B sebagai basis dalam membangun mini SUV atau crossover seolah sudah menjadi praktek yang umum dilakukan oleh pabrikan otomotif belakangan ini. Bahkan beberapa produsen mengakali lesunya penjualan mobil hatchback mereka dengan menjadikannya sebagai crossover.

Spesifikasi Hyundai i20 Active Indonesia

Setelah mengamati praktek para kompetitor dan potensi penjualan produk mereka lewat praktek tersebut, Hyundai pun pada akhirnya tergoda mengambil langkah serupa. Hatchback terbaru buatan mereka yang notabene adalah juga penyumbang terbesar penjualan Hyundai saat ini yaitu Hyundai i20 pun dipilih sebagai basisnya.

Dari segi desain maupun proporsi kentara sekali persamaan antara Hyundai i20 Active dan Hyundai Elita i20. Sedikit ubahan yang dilakukan oleh pihak pabrikan untuk membuatnya tampak lebih agresif adalah dengan mengubah desain bumper depan berikut tambahan roof tail serta bull bar yang membuatnya tampak lebih garang ketimbang versi hatchback-nya. Tentu saja untuk memenuhi syarat sebagai mini SUV maka ground clearance-nya pun ditinggikan menjadi 190 mm. Sentuhan terakhir di sektor interior bisa dilihat pada desain velg yang lebih sesuai menunjang penampilannya sebagai sebuah crossover.

Harga Hyundai i20 Active

Mobil Hyundai Terbaru

Di bagian interior tak banyak perbedaan antara Hyundai Elite i20 dengan Hyundai i20 Active. Desain dashboard, layout panel instrumen serta material yang digunakan sepenuhnya identik dengan versi hatchback yang menjadi basisnya. Namun karena desain serta kualitas dashboard Hyundai Elite i20 termasuk baik, maka tak ada salahnya memang jika kesemuanya dipertahankan pada versi crossover-nya.

Interior Hyundai Crossover

Fitur-fitur yang diusung pun juga demikian identik, sebut saja misalnya keyless entry, pengatur audio pada lingkar kemudi, kamera mundur dan perangkat hiburan (HU). Satu-satunya hal negatif dari interior Hyundai i20 Active adalah keputusan Hyundai yang memberikan opsi warna dominasi biru atau orange. Keduanya terasa tak mencerminkan kesan sporti maupun tangguh yang diharapkan dari sebuah crossover.

Hal yang membedakan antara Hyundai i20 Active dengan Hyundai Elite i20 adalah jarak ground clearance. Untuk itu pihak Hyundai meninggikan per pada suspensinya, namun demikian Hyundai merancang sedemikian rupa sehingga kualitas riding Hyundai i20 Active tak terasa berbeda dibanding versi hatchback.

Pada satu sisi mobil ini terasa tenang kala melewati permukaan jalanan yang kurang baik, sedangkan pada sisi lain kemudahan handling ala hatchback masih tetap bisa dipertahankan. Tentu saja oleh karena penambahan tinggi tersebut pula maka pandangan pengemudi terasa lebih ideal.

Harga Hyundai i20 Active

Mesin berbahan bakar bensin 1.2 liter Kappa dengan daya maksimum 83 PS berikut transmisi 5 kecepatan masih dipertahankan sebagau dapur pacu mobil crossover terbaru dari Hyundai ini. Di samping itu mesin Diesel 1.4 liter dengan daya maksimum 90 PS bersanding dengan transmisi manual 6 kecepatan biasa menjadi opsi lain. Namun untuk mengkompensasi bobot mobil yang meningkat maka rasio transmisinya sedikit diubah, hasilnya Hyundai i20 Active justru terasa lebih agresif berakselerasi dibanding Hyundai Elite i20.

Sayangnya pada sisi lain performa rem yang merupakan kelemahan Hyundai Elite i20 masih dipertahankan pula pada Hyundai i20 Active.

Melirik Ford Focus RS Terbaru Dengan Teknologi EcoBoost

22:04 .
Topik: Ford
Melirik Ford Focus RS Terbaru Dengan Teknologi EcoBoost
Ford Focus RS yang sudah melegenda selama beberapa tahun akhirnya mendapatkan upgrade untuk versi ... More...
Ford Focus RS yang sudah melegenda selama beberapa tahun akhirnya mendapatkan upgrade untuk versi terbarunya. Terakhir kali hot hatch besutan Ford ini mendapatkan major facelift pada tahun 2009. Meski hingga saat ini model yang sudah ada tersebut masih cukup layak diapresiasi namun tentu pihak produsen tak mau terlena begitu saja.

Perbedaan antara Ford Focus RS terbaru dengan versi sebelumnya tampak signifikan. Selain desainnya lebih agresif juga lekuk-lekuk bodinya terkesan lebih kompleks jika dibandingkan Ford Focus RS yang sudah kita kenal selama ini. Desain bagian depan yang seolah membiarkan radiatornya terlihat begitu saja sedikit banyak mengingatkan pada performance car beberapa dekade lalu.


Tampaknya sang produsen juga tidak ingin membuat Ford Focus RS terbaru berkesan terlalu agresif. Meski kesan garang begitu kental pada bagian depan dan belakang, namun begitu menoleh kesamping kentara bagaimana para desainer Ford meminimalisir lekukan yang ada pada generasi sebelumnya. Selain desain side skirts yang tidak se-sporti pendahulunya juga kali ini Ford Focus RS hanya akan tersedia dalam versi lima pintu saja.

Di bagian dapur pacu, Ford menyingkirkan mesin Turbo 2.5 liter yang mampu menghembuskan daya maksimum 304 PS dan torsi 320 Nm pada generasi sebelumnya. Sebagai gantinya mesin 2.3 liter dengan teknologi EcoBoost yang mampu menghasilkan daya maksimum 320 PS menjadi andalannya.Sebenarnya mesin ini adalah mesin yang sama digunakan pula oleh Ford Mustang, hanya saja untuk Focus RS output-nya sedikit disunat.



Namun perubahan yang paling signifikan sebenarnya justru terletak pada sistem penggerak rodanya dimana dalam sejarahnya Ford Focus RS selalu menggunakan sistem penggerak roda depan, namun pada generasi terbaru ini Ford mengadopsi sistem penggerak empat roda dimana 70% torsinya bisa didistribusikan ke roda belakang.

Tampaknya ubahan tersebut dimaksudkan untuk membuat Ford Focus RS sanggup bersaing dengan kompetitor seperti Subaru WRX, Mitsubishi Evo, VW Golf R atau Mercedes A 45 AMG. Meski tentu saja untuk menilai berhasil tidaknya ubahan tersebut untuk membiuat Focus RS kompetitif diantara para rival masih perlu pembuktian di lapangan.

Ford Focus RS Terbaru

Penggantian mesin Turbo 2.5 liter menjadi mesin EcoBoost 2.3 liter sendiri dimaksudkan untuk membuat hot hatch andalan Ford ini lebih ramah lingkungan lewat penggunaan bahan bakar yang lebih efisien. Meski sampai saat ini belum ada klaim resmi dari pihak pabrikan mengenai angka konsumsi BBM Ford Focus RS terbaru, namun mesin EcoBoost 2.3 liter ini sudah terbukti tingkat efisiensinya pada Ford Mustang.

Setelah Siluet Brosur, Kini Muncul Rendering Toyota Fortuner 2015

15:44 .
Topik:
Setelah Siluet Brosur, Kini Muncul Rendering Toyota Fortuner 2015
Toyota Fortuner 2015 seolah tak henti-hentinya dibahas semenjak beberapa media berhasil menangkap ... More...
Toyota Fortuner 2015 seolah tak henti-hentinya dibahas semenjak beberapa media berhasil menangkap spy shot kala SUV andalan Toyota di emerging markets tersebut tengah diuji coba. Meski hingga saat ini masih belum ada rilis resmi wujud Toyota Fortuner 2015 dari pabrikan namun kondisi itu tak lantas menyurutkan pembahasan terhadapnya.

Belum lama ini muncul siluet Toyota Fortuner terbaru yang diyakini berasal dari brosur promosi yang akan resmi digunakan oleh pabrikan. Setelahnya masih dari forum yang sama, yaitu forum penggemar Toyota Fortuner yang berbasis di Thailand muncul hasil rendering dengan mendasarkan siluet serta spy shot yang sudah beredar sebelumnya.

Toyota Fortuner 2015

Jika benar bahwa tampang Toyota Fortuner 2015 nantinya mendekati hasil rendering maka memang tampaknya ada perubahan desain yang cukup signifikan jika dibanding generasi-generasi sebelumnya. Tampang Fortuner terbaru berdasar hasil rendering tersebut berkesan lebih sophisticated jika dibanding pendahulunya. Kesan gahar sedikit diredam namun secara keseluruhan masih mampu memberi kesan gagah dan macho sebagaimana diharapkan dari sebuah SUV. 

Daihatsu New Sirion Facelift 2015: Andalan Daihatsu Kuasai Segmen Hatchback A

15:28 .
Topik: Daihatsu
Daihatsu New Sirion Facelift 2015: Andalan Daihatsu Kuasai Segmen Hatchback A
Setelah sekian lama dinanti PT. ADM akhirnya memperkenalkan Daihatsu New Sirion Facelift 2015 yang... More...
Setelah sekian lama dinanti PT. ADM akhirnya memperkenalkan Daihatsu New Sirion Facelift 2015 yang basisnya diambil langsung dari Perodua Myvi 1.5 Advance. Perodua Myvi sendiri selama ini sudah menjadi salah satu mobil terlaris di Malaysia, sementara Daihatsu Sirion yang sudah lama tidak di upgrade pamornya semakin turun setelah para kompetitor menurunkan produknya di segmen hatchback kelas A yang bertahun-tahun lalu relatif sepi kompetisi.

Lewat Daihatsu New Sirion Facelift 2015 tentu pihak ATPM berharap kembali menguasai pasar yang kini justru melekat pada Mitsubishi Mirage dan Honda Brio atau bahkan duo Korea Hyundai Grand i10 dan Kia Picanto yang notabene adalah pemain yang muncul belakangan dibanding Sirion. Tidak mau setengah-setengah maka Perodua Myvi 1.5 Advance pun dihadirkan dengan berganti logo dan meninggalkan tampang unyu-unyu milik Daihatsu Sirion generasi sebelumnya.

Harga Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Ambisi PT ADM menguasai pangsa pasar kompak hatchback kelas A semakin kental jika melihat bahwa mereka memutuskan mengambil Myvi 1.5 Advance yang notabene adalah tipe tertinggi dari Perodua Myvi, dan bukannya tiga tipe lain di bawahnya yang bisa dibanderol lebih miring. Jelas sudah bahwa mengiming-imingi harga murah bukan strategi PT ADM kali ini. Meski demikian perusahaan yang produk Xenia-nya mulai digempur habis oleh para kompetitor di segmen LMPV tersebut secara cerdik memainkan faktor psikologis konsumen dengan tidak pula menaikkan harga Daihatsu Sirion Facelift 2015 dibanding versi lawasnya.

Tampilan eksterior Daihatsu Sirion terbaru yang berkesan sporti sekaligus garang berkat desain drill dan bumper yang agresif ini seketika mampu memikat segmen konsumen yang dibidiknya yaitu kelompok usia muda dan keluarga muda. Minimnya warna krom di bagian eksterior juga membuat tampilannya secara keseluruhan tampak lebih berkelas dibanding kebanyakan mobil murah dewasa ini yang dilabur kelir krom di sana-sini seolah hendak dijadikan kendaraan pawai.

Projector headlight pada bagian depan memang belum mengadopsi HID, meski demikian lampu senja yang diposisikan di bawah lampu utama mampu mendongkrak penampilannya. Tak hanya tampilan yang menjadikan Daihatsu Sirion Facelift 2015 layak dijagokan sebagai jawara baru di segmen hatchback kelas A, sebab kali ini PT Daihatsu Astra Motor tak menyunat sensor parkir di bagian depan yang mejadikan Sirion terbaru ini menjadi mobil pertama dan satu-satunya di kelasnya yang dilengkapi dengan fitur ini.

Fitur Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Penting tidaknya sensor parkir bagian depan untuk mobil semungil ini takkan pernah berakhir jika diperdebatkan, pastinya selain keberadaan fitur tersebut mampu mengangkat citra Daihatsu Sirion di antara para rival juga sebagian konsumen pasti tetap menghargai keberadaannya. Lebih-lebih dengan mengingat bahwa sejauh ini PT ADM sudah memenangkan psikologis konsumen lewat harga yang tak beda dengan versi sebelumnya. Meski kemungkinan besar strategi penetapan harga tersebut tidak bakal bertahan lama.

Di luar perubahan yang disebut di atas memang tak ada sentuhan gubahan lain di sektor eksterior yang bisa ditemukan pada Daihatsu Sirion Facelift 2015 ini selain beberapa sentuhan minor untuk memperkuat kesan sporti dan menghilangkan kesan murahan pada generasi pendahulunya. Meski demikian lagi-lagi PT. ADM tampak begitu murah hati dengan menempatkan beberapa aksesoris seperti mika bening untuk lampu belakang, rear spoiler dan side visor sebagai aksesoris bawaan.

Masuk ke interior Daihatsu Sirion Facelift 2015 hal pertama yang bakal langsung disadari adalah lengsernya lingkar kemudi Daihatsu Xenia yang kini posisinya tergantikan oleh lingkar kemudi dengan desain baru komplet dengan lapisan kulit dan switch control.

Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Sayangnya ada penyunatan fitur di bagian dalam dimana layar sentuh yang sejatinya menjadi bagian dari Perdua Myvi 1.5 Advance digantikan oleh integrated head unit biasa. Namun setidaknya jika dibandingkan HU Sirion lawas sudah ada sedikit peningkatan berkat penggunaan lapisan warna hitam glossy.

Meter cluster juga adalah sisi lain yang patut disayangkan sebab alih-alih menggunakan optitron seperti pada Daihatsu Sirion generasi sebelumnya, justru kali ini digantikan oleh panel instrumen yang berkesan murahan.

Interior Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Interior Daihatsu New Sirion Facelift 2015

Di sektor dapur pacu juga tak ada ubahan jika dibanding pendahulunya, bukannya dapur pacu 3SZ-VE berkapasitas 1.5 liter milik Myvi 1.5 yang diusung melainkan K3-VE berkapasitas 1.3 liter dipertahankan oleh ATPM. Beruntung bobot Daihatsu Sirion yang hanya 950 kg masih terbilang ringan untuk dapur pacu dengan daya maksimum 90 PS dan torsi maksimum 11.9 kg.m ini. Karakter mesinnya sendiri khas sebuah city car yang galak di putaran bawah, dibarengi dengan dimensi ramping, EPS ringan, serta radius putar 4.7 m. memang rasa-rasanya Daihatsu Sirion pas dijadikan tunggangan harian bagi konsumen yang sehari-harinya banyak melahap rute di dalam kota.

Meski sekedar facelift namun Daihatsu Sirion 2015 sama sekali berbeda dengan facelift-facelift yang banyak dilakukan ATPM belakangan ini. Anda boleh mempertanyakan facelift pada produk Daihatsu lainnya, namun Daihatsu Sirion terbaru jelas bukan facelift asal-asalan. Ubahan di sektor eksterior, interior serta kualitas dibanding generasi sebelumnya kental terasa. Dan meski hanya untuk kurun waktu terbatas namun iming-iming harga Daihatsu New Sirion Facelift 2015 M/T yang hanya Rp 155,3 juta dan New Sirion matik Rp 177 juta rasa-rasanya terlalu sayang untuk dilewatkan.

Mencicip All-new Mazda 2 Bertransmisi Manual

14:37 .
Topik: Mazda
Mencicip All-new Mazda 2 Bertransmisi Manual
All-new Mazda 2 menjadi salah satu subkompak hatchback kelas B dengan penampilan paling stylish ... More...
All-new Mazda 2 menjadi salah satu subkompak hatchback kelas B dengan penampilan paling stylish untuk saat ini. Umumnya mobil hatchback dirancang ringan, baik dari sisi bobot, teknologi maupun fitur. Namun ternyata kata ringan mungkin bukan lagi hal yang terdengar pas ketika menggambarkan mobil hatchback akhir-akhir ini.

All-new Mazda 2 memang tidak menawarkan dimensi sebesar All-new Yaris atau All-new Honda Jazz. Namun dari sisi teknologi sudah cukup jelas tak bisa disamai oleh kedua penguasa kategori hacthback kelas B di Indonesia tersebut. Baik desain maupun teknologi Mazda 2 terbaru ini bahkan diturunkan langsung dari model Mazda yang berada di kategori lebih tinggi seperti Mazda6 dan Mazda3.

All-new Mazda 2 Indonesia

Seperti biasa, desainer Mazda selalu mengedepankan kepentingan pengemudi dibanding penumpang. Hal yang sama berlaku kala merancang All-new Mazda 2. Alasannya cukup masuk akal, sebab pada umumnya kabin belakang subkompak hatchback memang jarang atau bahkan hampir tak pernah dimanfaatkan. Meski logika ini sebenarnya tidak terlalu tepat diimplementasikan untuk konsumen di Indonesia.

Jok depan All-new Mazda 2 terasa sekali dirancang dengan baik, selain nyaman dan suportif, bentuk serta bahan fabric-nya sedap untuk dipandang. Layar sentuh berukuran 7 inch seperti yang sebelumnya sudah pernah diusung terlebih dahulu oleh All-new Mazda3 menjadikan interior All-new Mazda 2 tampak makin stylish dan berkesan canggih.

Interior All-new Mazda 2 Manual

Harga All-new Mazda 2 Indonesia

Secara umum kualitas material maupun finishing interior Mazda 2 SkyActiv ini sangat baik dan terasa bak sekelas lebih tinggi dibandingkan para kompetitor sekelasnya.
Untuk kabin belakang memang tak selega All-new Yaris ataupun All-new Jazz, namun bukan berarti kenyamanan penumpang lantas dikorbankan. Setidaknya untuk perjalanan di dalam kota kabin belakang Mazda 2 terbaru ini masih tetap akomodatif.
Sementara itu kapasitas bagasi 250 liter masih bisa dilegakan dengan melipat jok bagian belakang.

Spesifikasi All-new Mazda 2 Indonesia

Bicara soal kenyamanannya digunakan sebagai mobil perkotaan (city car) memang umumnya orang akan condong memilih mobil dengan transmisi matik untuk alasan kepraktisan. Namun sebenarnya All-new Mazda 2 MT pun bukan pilihan yang buruk. Pedal kopling serta tuas transmisinya terasa presisi serta ringan, ringan yang dimaksud adalah ringan wajar bukan kelewat ringan seperti beberapa LCGC yang makin marak di jalanan belakangan ini. Karena itu mengemudikan Mazda 2 SkyActiv di perkotaan yang padat rasanya juga tidak bakal melelahkan.

Di sektor dapur pacu All-new Mazda 2 menggendong mesin 1.5 liter yang menghasilkan daya maksimum 115 PS dan torsi maksimum 148 Nm. Akeselerasinya terasa ringan sehingga makin menjadikannya ideal difungsikan sebagai mobil perkotaan. Perpindahan antar gigi terasa halus dan mesinnya senantiasa terasa bertenaga di setiap putaran.

Kualitas riding-nya memang bukan yang ternyaman di kelasnya karena suspensi All-new Mazda 2 cenderung keras, namun juga tidak lantas kenyamanannya layak diragukan. Kalau hanya melintas polisi tidur atau aspal bergelombang rasanya tingkat kekerasan suspensi Mazda 2 SkyActiv ini masih masuk dalam kategori wajar. Dan berkat suspensi yang di-setting keras serta sasis yang rigid itulah stabilitas mobil terbaru Mazda di Indonesia ini jauh di atas kompetitor sekelasnya.

Peredaman suara di dalam kabin memang masih menjadi kekurangan All-new Mazda 2 dibandingkan kompetitor sekelasnya. Namun jika dibanding Mazda2 generasi sebelumya maka tingkat kebisingan yang umumnya berasal dari ban ini sudah jauh lebih teredam pada All-new Mazda 2.

Lingkar kemudi yang bobotnya imbang turut menyempurnakan Mazda 2 terbaru sebagai mobil perkotaan.

Tak diragukan bahwa konsumen yang peduli kecanggihan teknologi akan seketika menutup mata dan menjatuhkan pilihan pada All-new Mazda 2. Namun sebenarnya keunggulan Mazda 2 terbaru ini dibanding kompetitor sekelas bukan sebatas pada teknologi melainkan juga pada desain serta karakter handling-nya.


Selama Anda tidak memusingkan kabin belakang serta kapasitas bagasi yang pas-pasan maka All-new Mazda 2 sangat layak dijadikan kandidat utama. Namun jika akomodasi terasa begitu penting lebih dari faktor lain sebaiknya mempertimbangkan Toyota Yaris atau Honda Jazz.

Bedah Harga Honda HR-V: Platform Lawas, Segmen Baru

19:40 .
Topik: Honda
Bedah Harga Honda HR-V: Platform Lawas, Segmen Baru
Honda HR-V yang belum lama ini dirilis resmi di Indonesia dan sebagian bahkan sudah sampai di tanga... More...
Honda HR-V yang belum lama ini dirilis resmi di Indonesia dan sebagian bahkan sudah sampai di tangan pemiliknya menjadi salah satu kandidat penguasa kategori mini crossover din Tanah Air. Popularitas mini crossover sendiri bukan hanya merupakan fenomena yang terjadi di Indonesia dan negara-negara tetangganya namun terjadi hampir di semua pasar di berbagai belahan bumi. Karenanya tak perlu heran jika hampir semua pabrikan mencoba menggelontorkan produknya di kategori ini mulai dari yang banderolnya relatif terjangkau hingga premium seperti Lexus NX.

Honda HR-V yang di Jepang dipasarkan dengan nama Honda Vezel sendiri termasuk salah satu yang mencoba memanfaatkan momentum serta fenomena popularitas mini crossover. Konsumen sendiri tampaknya sudah tak lagi puas dengan mobil hatchback sebagai city car karena posisi dudukannya dirasa tidak ideal untuk kondisi di dalam kota. Namun pada saat yang sama mereka pun tak menghendaki mobil dengan dimensi besar yang bakal menyusahkan kala harus bermanuver di tengah padatnya lalu lintas dalam kota atau berburu ruang di area parkir. Di sinilah produsen otomotif menangkap peluang yang kemudian berlanjut dengan dirilsnya mini crossover dari berbagai merek tersebut.

Harga Honda HR-V Terbaru

Pilih Hyundai Grand i10 atau Datsun Go+?

12:39 .
Topik: Hatchback
Pilih Hyundai Grand i10 atau Datsun Go+?
Hyundai Indonesia akhirnya kembali memanaskan persaingan di kategori subkompak hatchback kelas A d... More...
Hyundai Indonesia akhirnya kembali memanaskan persaingan di kategori subkompak hatchback kelas A dengan memboyong Hyundai Grand i10. Perubahan yang diusung oleh Hyundai Grand i10 memang cukup signifikan dibanding Hyundai i10 yang terakhir kali dijual di Indonesia sebelumnya. Namun kondisi pasar sudah banyak bergeser semenjak kehadiran LCGC yang rata-rata bermain di kategori subkompak hatchback kelas A tersebut.

Dari sekian banyak LCGC yang berpotensi menggerogoti pangsa pasar Hyundai Grand i10, satu di antaranya adalah Datsun Go+ yang menawarkan kapasitas angkut ekstra dibanding kompetitor lain. Itu sebabnya pada artikel kali ini kami mencoba mengangkat komparasi antara keduanya sekedar untuk menjadi pertimbangan bagi Anda yang saat ini sedang mempertimbangkan satu di antara kedua mobil murah tersebut.

Beberapa orang mungkin perbandingan keduanya dianggap kurang pas mengingat yang satu adalah LCGC sedang yang lain bukan. Namun tidak selamanya setiap konsumen membandingkan LCGC dengan sesamanya kala hendak membeli mobil baru. Dan oleh karena Hyundai Grand i10 adalah salah satu subkompak hatchback yang dalam hemat kami memiliki segudang potensi besar dan layak menjadi benchmark di kelasnya maka kami memilihnya sebagai pembanding kali ini.

Pilih Hyundai Grand i10 atau Datsun Go+?

Dari sisi estetika desain Datsun Go+ mengadopsi desain grille yang besar dan meski Hyundai Grand i10 memiliki grille yang tidak terlalu lebar namun ukuran air scoop di bawahnya relatif besar. Dari sisi depan keduanya sama-sama berkesan agresif. Namun berkat desain yang berkesan lebih konvensional hasilnya Grand i10 justru lebih mampu membentuk kesan elegan dibandingkan Go+.

Sementara itu pada perbandingan desain keduanya dari tampak samping lagi-lagi Datsun Go+ yang bergaya sub MPV juga tak mampu menandingi kesan stylish yang ditampilkan oleh Hyundai Grand i10. Dari tampak sampingnya mobil terbaru keluaran Hyundai di kelas hatchback paling bontot ini banyak memiliki dengan Mazda2 generasi lawas.

Upaya Datsun untuk memberikan kursi ekstra di bagian belakang cukup membawa konsekuensi yang tidak kecil terhadap tingkat proporsionalitas desainnya terutama kala dilihat dari samping. Belum lagi ukuran ban standar yang dibawanya juga semakin membuat penampilannya tampak tidak seimbang. Penilaian ini tentu bakal sedikit berbeda jika Datsun Go hatchback yang dijadikan pembanding, namun justru ekstra ruang yang disediakan oleh Go+ itulah yang menjadikan kami memilihnya diantara LCGC lain.

Bagaimanapun dari sisi estetika desain eksterior cukup adil memberikan kemenangan pada Hyundai Grand i10 atas Datsun Go+.

Perbandingan Interior Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Pada perbandingan akomodasi Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+ sekilas memang andalan Hyundai ini tak tampak selega Datsun. Namun ternyata ketika duduk di jok baris kedua, selisih keduanya tidak terasa signifikan. Perbedaan besar di sektor interior seperti sudah bisa ditebak justru terletak pada kualitas serta kenyamanan Hyundai Grand i10 yang sudah pasti lebih baik dibanding Datsun Go+.
Sebenarnya bukan hanya kualitasnya saja, namun di baris kedua posisi duduk Grand i10 memberikan sudut yang lebih nyaman ketimbang Go+ yang relatif lebih tegak.

Sementara dari sisi estetika desain termasuk pemilihan warna interiornya lagi-lagi Hyundai Grand i10 jauh mengungguli Datsun Go+ yang begitu minimalis dan sederhana.

Untuk perbandingan fitur dan kelengkapan bisa dipastikan kondisinya tak jauh beda. Meski pada Hyundai Grand i10 tipe GL memang belum dilengkapi dengan perangkat hiburan namun sudah dilengkapi dengan electric folding mirror belum lagi seatbelt dengan kualitas lebih baik dibanding milik Datsun Go+.

Sebaliknya untuk Datsun Go+ tipe sekalipun meski sudah dilengkapi dengan perangkat hiburan berupa 1 Din Audio dengan Aux Jack + USB namun ketiadaan electric folding mirror serta seatbelt model lawas harus diakui terasa cukup mengganggu sekalipun untuk mobil dengan harga kurang dari Rp 110 juta.

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Secara umum mobil hatchback pada dasarnya diperuntukkan untuk pengemudi pemula serta mereka yang membutuhkan alat transportasi di dalam kota saja. Karena itu faktor kepraktisan menjadi poin penting bagi mobil dalam kategori ini. Menariknya meski dibanderol jauh lebih murah justru Datsun Go+ unggul atas Hyundai Grand i10 di poin perbandingan ini.

Pasalnya dengan visibilitas yang lebih baik, lingkar kemudi lebih ringan, posisi duduk lebih baik mobil yang menandai comeback-nya Datsun di Indonesia ini bakal lebih disukai terutama oleh pengemudi pemula dibandingkan Hyundai Grand i10 yang posisi duduknya lebih rendah sehingga mengharuskan pengemudi untuk lebih mengandalkan feeling-nya ketimbang mata dalam memperkirakan ruang.

Baik Hyundai Grand i10 maupun Datsun Go+ sama-sama tangguh meredam jalanan dengan kondisi permukaan yang bergelombang sebagaimana kerap ditemukan di Indonesia. Kualitas riding keduanya tak jauh berbeda meski juga tak bisa dibilang imbang. Faktor pembedanya terletak pada peredaman kabin Hyundai Grand i10 yang lebih baik dibandingkan Datsun Go+.

Di sektor mesin keduanya sama-sama mengandalkan mesin dengan kapasitas 1.2 liter. Bedanya mesin Datsun Go+ adalah mesin 3 silinder sementara Hyundai mengandalkan mesin 4 silinder. Dapur pacu Hyundai Grand i10 mampu menghasilkan daya maksimal 87 PS dan torsi 12.2 kg.m. Di sisi lain mesin Datsun Go+ menghasilkan daya maksimal hanya 68 PS 10.6 kg.m. Data di atas kertas ini tercermin ketika menguji akselerasi 0-100 km/jam keduanya dimana Datsun Go+ lebih lambat 1.03 detik dibandingkan Hyundai Grand i10.

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Perbandingan Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+

Penyaluran output mesin juga terasa lebih baik pada Hyundai Grand i10 dibanding Datsun Go+. Meski sebenarnya gearbox Grand i10 pun juga tidak sempurna namun setidaknya lebih refined dibandingkan Go+ terutama saat berpindah dari gigi 2 ke gigi 3.

Untuk performa handling terasa sekali bagaimana Hyundai melakukan penyempurnaan luar biasa pada Grand i10 dibanding generasi sebelumnya. Hasilnya mobil mungil ini terasa stabil baik pada kecepatan sedang maupun tinggi. Gejala body roll sangat terkontrol sekalipun dikemudikan agresif kala melahap tikungan. Sebaliknya stabilitas merupakan salah satu kelemahan terbesar dari Datsun Go+. Bisa jadi ban 155/70 R13 pada Go+ merupakan penyebabnya, Hyundai sendiri menggunakan ban 165/65 R14 pada Grand i10.

Sedangkan untuk pengereman meski tipe terendah Hyundai Grand i10 belum dilengkapi ABS seperti halnya Datsun Go+ namun titik pengeremannya lebih sedikit lebih baik dibanding Go+ walau performa pengereman Go+ sendiri juga tidak buruk. Sedangkan pada tipe yang lebih tinggi Hyundai Grand i10 sudah dilengkapi dengan ABS dimana keberadaannya tetap tidak ditemukan pada Datsun Go+ tipe T sekalipun.

Harga Hyundai Grand i10 di Indonesia dibanderol mulai Rp 140 hingga Rp 182 juta, sementara harga Datsun Go+ mulai Rp 88 juta hingga Rp 103 juta. Walau dengan selisih harga yang lumayan tersebut keduanya tampak berbeda kelas namun jika diamati USP keduanya sama. Keduanya juga pada dasarnya sama-sama menawarkan transportasi hemat dan praktis di dalam kota.

Oleh karena hemat menjadi kata kuncinya maka jelas perbandingan konsumsi BBM Datsun GO+ dan Hyundai Grand i10 tak bisa dikesampingkan. Go+ diklaim lebih efisien dengan 20,6 km/liter dibandingkan klaim Hyundai Grand i10 yang hanya 18,9 km/liter. Tentu di lapangan klaim tersebut tidak bisa menjadi patokan. Namun mengingat bahwa nafas Datsun Go+ kala dikendarai dengan gigi 3 dan 4 terasa lebih panjang maka logikanya konsumsi BBM Fatsun Go+ sedikit lebih hemat dibanding Hyundai Grand i10.

Pada komparasi Hyundai Grand i10 dan Datsun Go+ memang Datsun tampak inferior hampir di semua poin. Sebagian besar orang akan memaklumi mengingat selisih harga keduanya yang juga tidak sedikit. Namun justru yang perlu digarisbawahi adalah sekalipun dibanderol murah pada dasarnya Datsun Go+ memiliki potensi besar jika memang tujuannya sekedar sebagai sarana transportasi dari poin A ke poin B. Dengan sedikit polesan seperti penggunaan ban lebih besar, perbaikan kualitas insulasi berikut perangkat hiburan maka mobil yang harganya tak sampai Rp 110 juta ini sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Hyundai Grand i10 di pihak lain di mata kami tetap menjadi salah satu yang terbaik di kategori subkompak hatchback kelas A besama Mitsubishi Mirage.