// //

First Impression New Honda City 2014

New Honda City 2014 yang menjadi penerus kesuksesan para pendahulunya sekaligus menjadi andalan Honda di segmen subkompak sedan kelas C akhirnya resmi diumumkan oleh pabrikan asal Jepang itu di India beberapa waktu lalu. Semenjak kehadiran Honda City di Indonesia mobil ini menjadi penguasa di kelasnya meski dalam beberapa tahun belakangan mendapat tekanan dari Toyota Vios. Kini lewat Honda City generasi keempat pihak pabrikan seolah ingin melakukan all out untuk membuktikan dirinya masih mampu memimpin di kelas sedan mungil itu.

Sementara New Honda City 2014 versi Diesel mengusung mesin tipe baru yang sebelumnya digunakan pula pada Honda Amaze, Honda City bermesin bensin masih mempertahankan mesin yang sama dengan Honda City yang sudah beredar saat ini. Mesin 1.5 liter i-VTEC ini menghasilkan tenaga maksimal 118 PS dan torsi 145 Nm. Namun bukan berarti Honda tak melakukan penyempurnaan apapun terhadap mesin New Honda City 2014 ini, salah satunya adalah perbaikan performanya pada kecepatan rendah yang menjadikannya lebih bertenaga dan efisien dalam mengkonsumsi BBM. Torsi mesin 1.5 liter ini tak perlu diragukan, bahkan jika tega Anda bisa memosisikan tuas transmisi di gigi empat untuk berjalan dengan kecepatan 20 km/jam.

New Honda City 2014

Selain transmisi manual New Honda City 2014 tersedia pula dengan transmisi CVT yang dibangun oleh Honda sendiri. Transmisi CVT pada Honda City terbaru terbukti sangat responsif ketika digunakan pada kondisi lalu lintas di dalam kota yang padat. Salah satu kelemahan Honda City yaitu suara mesin yang kasar masih diwariskan pada generasi keempat, entah kenapa seolah pihak pabrikan menutup mata terhadap kekurangan tersebut. Namun fakta yang menarik adalah bahwa New Honda City 2014 matic justru diklaim lebih irit bahan bakar ketimbang versi manualnya.

Bicara soal iritnya konsumsi BBM Honda City terbaru rasa-rasanya kredit juga harus diberikan kepada sasis yang lebih ringan. Meski mobil baru keluaran Honda ini sendiri mengalami penambahan tinggi dan panjang namun bobotnya justru berkurang 45 kg dibanding generasi pendahulunya. Suspensinya masih tetap menggunakan suspensi MacPherson dan twist beam namun keduanya didesain ulang untuk menyesuaikan dengan sasis baru Honda City. Karenanya bisa dibilang suspensi ini adalah baru sama sekali, bukan suspensi yang sama dengan Honda City lawas.

New Honda City 2014 Indonesia

Konsumsi BBM bukan satu-satunya efek positif yang dihasilkan oleh sasis baru, pengendalian yang lebih stabil dan minim gejala body rolling adalah kelebihan lain yang dihasilkan berkat sasis baru New Honda City 2014 ini.

Di bagian kabin meski panjang wheelbase-nya sendiri hanya bertambah 50 mm dari versi sebelumnya namun seolah kabin Honda City baru ini jauh lebih lega ketimbang sekedar penambahan panjang 50 mm saja. Alhasil mereka yang memiliki ukuran tubuh di atas rata-rata orang Indonesia masih bisa nyaman masuk ke dalam New Honda City 2014.

Joknya juga jauh lebih nyaman ketimbang Honda City lawas, rupa-rupanya pihak pabrikan menambahkan ketebalan busa pada jok mobil sedan terbaru mereka untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi maupun penumpang terutama dalam perjalanan jauh.

Instrumen di dashboard mobil Honda ini tampak tertata dengan apik sehingga pengemudi tak bakal mengalami kesulitan untuk membaca maupun mengoperasikannya. Lingkar kemudinya kini juga sudah dilengkapi dengan tombol-tombol untuk mengoperasikan audio maupun koneksi dengan ponsel. Sistem audionya sendiri merupakan CD/DVD playback yang didukung oleh fitur Aux-in dan Bluetooth. Pengoperasian sistem audio tersebut dilakukan lewat layar berukuran 5 inch yang terletak di konsol tengah dan sekaligus berfungsi sebagai kontrol panel sistem penyejuk ruangan (AC).

review New Honda City 2014 indonesia

harga New Honda City 2014

New Honda City 2014 Indonesia

Kelemahan utama pada kabin New Honda City 2014 adalah pemilihan material dan warna yang rasanya tak tampak serasi satu sama lain. Kualitas materialnya sendiri didominasi oleh bahan plastik sebagaimana layaknya sebuah sedan subkompak kelas C, namun sebenarnya lewat desain dan pemilihan kombinasi warna yang lebih baik kesan material murahan tersebut semestinya bisa disamarkan.

Di bagian eksterior tak ada kritikan yang musti diberikan kepada desainer Honda terkait tampang New Honda City 2014 ini. Desainnya lebih dinamis sekaligus futuristis dibanding versi sebelumnya namun juga tak kelewat ekstrim. Grill bagian depan pastilah langsung mengingatkan kita pada New Honda Jazz 2014 yang memang merupakan platform dari Honda City.

Tak diragukan bahwa Honda City keluaran terbaru ini masih memiliki segudang potensi dan amunisi yang diperlukan untuk mempertahankan singgasananya di segmen sedan subkompak kelas C. Hal yang perlu dipertanyakan jelas bukanlah kualitas New Honda City 2014 sendiri yang memang tak diragukan namun justru strategi harga yang bakal ditempuh oleh Honda. Honda masih menganggap dirinya sebagai merek premium, karenanya mereka cenderung percaya diri dalam menentukan harga yang lebih tinggi ketimbang para kompetitor. Masalahnya saat ini Honda bukan lagi satu-satunya pabrikan yang mampu melahirkan mobil berkualitas tinggi, bahkan faktanya pabrikan lain seperti Toyota dan Mazda pun mampu memproduksi mobil dengan kualitas setara dan terkadang bahkan lebih baik. Jika masih ngotot menetapkan harga tinggi bisa-bisa satu-satunya kesan “premium” pada mobil Honda tinggal “harga premium” itu sendiri.