// //

Uji Jalan Range Rover Evoque Diesel

Pabrikan Land Rover awalnya terkenal sebagai produsen kendaraan segala medan terutama tipe SUV, mobil-mobil produksi mereka dirancang untuk mampu menaklukan berbagai medan berat maka tak heran jika dahulu Land Rover sangat identik dengan kendaraan militer di berbagai belahan dunia.

Namun kondisi tersebut nampak berubah dalam beberapa tahun terakhir, mobil terbaru keluaran Land Rover dirancang sedemikian rupa dengan tujuan membidik segmen berkantung tebal. Sambil tetap mempertahankan citranya sebagai mobil tangguh segala medan melalui seri Defender perusahaan tersebut membidik segmen premium dengan menawarkan seri Freelander sebagai produk entry level dan dilanjutkan dengan seri high-end Evoque.


Dengan melibatkan desainer mobil senior Gerry McGovern yang bekerja sama dengan Victoria Adams (Victoria Becham) lahirlah generasi terbaru Range Rover Evoque yang berpenampilan mewah nan eksotis. Sejatinya tujuan Land Rover melibatkan Victoria tak lain adalah memikat minat kaum hawa terhadap mobil terbaru Land Rover, namun secara tak terduga banyak juga kaum adam yang jatuh cinta pada keelokan Range Rover Evoque.

Meski ditujukan untuk menarik kaum hawa namun desain eksotis Range Rover Evoque tak sekedar mementingkan tampilan, hampir semua bagian memiliki nilai fungsional. Contohnya diffuser yang mendominasi eksterior Range Rover Evoque bukan sekedar ditujukan untuk mempercantik tampilan sebagaimana halnya dengan mobil-mobil lain, bersama spoiler dan vent, diffuser tersebut berfungsi memberikan kestabilan ekstra pada laju dan maneuver Range Rover Evoque.

Range Rover Evoque: Cantik Luar Dalam

Bukan hanya eksteriornya saja yang menarik dari Range Rover Evoque, kabin mobil mewah ini dibalut dengan lapisan kulit berkualitas tinggi yang halus, kuat sekaligus memberikan kenyamanan tinggi.

Jok pada Range Rover Evoque bukan hanya dilapisi kulit supermewah namun juga didesain dengan sangat baik dengan memperhatikan sisi ergonomis sehingga tetap stabil dan nyaman sekalipun mobil tersebut melakukan maneuver ekstrem.



Desain kaca depan yang menyempit masih memberi cukup keleluasaan bagi pengemudi untuk melihat ke depan meski moncong atau headlight-nya tak bisa dilihat secara langsung dari sudut pandang pengemudi.

Unit Range Rover Evoque yang diuji mengusung dapur pacu berkapasitas 2.2 liter dengan bahan bakar solar alias mesin Turbodiesel dipadu dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Mesin Range Rover Evoque Diesel ini cukup responsif namun tak cukup handal dalam meraih top speed. Meski demikian suara raungan mesin yang mantap membuat pengendara merasa performa mobil ini lebih berbobot ketimbang mobil lain sekelasnya.



Pengendalian Range Rover Evoque cukup nyaman, stabil dan lincah meski suspensinya terbilang panjang. Memang masih kalah nyaman jika dibanding BMW X5 atau Audi Q5 namun di jalanan rusak Range Rover Evoque lebih tangguh ketimbang kedua rivalnya itu.

Penilaian kami untuk Range Rover Evoque

Sulit menjawab apakah Range Rover Evoque merupakan salah satu alternatif mobil SUV mewah yang layak dipertimbangkan. Jika harga tak jadi soal dan Anda lebih mengejar gengsi maka jelas jawabnya “ya”, demikian pula dengan Mercedes GLK, Audi Q5 dan BMW X3. Namun jika kepraktisan dan fungsionalitas lebih menjadi pertimbangan Anda maka SUV mewah buatan Jepang dan Korea menurut kami lebih layak dipertimbangkan.

Dibandingkan dengan mobil-mobil SUV mewah buatan Eropa lainnya Range Rover Evoque memberikan pengalaman yang sangat berbeda, jika Anda mengejar cita rasa premium maka Range Rover Evoque lebih pantas dipilih dibanding BMW, Mercedes dan Audi.

Range Rover Evoque di Indonesia diimpor oleh Grandauto Dinamika sebagai ATPM Jaguar Land Rover dengan harga resmi 1,2 miliar.